Tautan-tautan Akses

Beijing Prihatin Insiden Penculikan Turis China di Malaysia


Pria bersenjata terlihat di dekat pintu sebuah hotel di Sabah (2/4).

Pria bersenjata terlihat di dekat pintu sebuah hotel di Sabah (2/4).

Kawanan lelaki bersenjata telah menculik seorang turis China dan seorang pegawai hotel di daerah wisata selam di Malaysia Timur, di mana pemberontak aktif beroperasi di sana.

Polisi Malaysia menyatakan para penyerang menculik dua perempuan dalam serangan Rabu larut malam (2/4) terhadap resor di negara bagian Sabah itu dan kemudian melarikan diri dengan perahu ke laut.

Belum diketahui siapa yang melancarkan serangan, tetapi militan dari kawasan Filipina Selatan pada masa lalu telah melakukan penculikan di Sabah.

Beijing segera menyatakan keprihatinannya atas kabar penculikan tersebut. Kantor berita resmi Xinhua menyatakan konsul jenderal China di Malaysia mengadakan “pertemuan darurat” dengan para pejabat Malaysia.

Menurut kantor berita itu, konsulat China telah memulai “mekanisme darurat 24 jam”, seraya menambahkan bahwa para pejabat sedang menuju lokasi penculikan. Disebutkan pula bahwa para pejabat Malaysia telah berjanji akan terus memberitahu Beijing mengenai penyelidikan kasus itu.

Penculikan tersebut terjadi di saat hubungan China-Malaysia rapuh. Banyak kalangan di China marah terhadap Malaysia atas caranya menangani pencarian pesawat penumpang Malaysia yang hilang, yang sebagian besar penumpangnya adalah warga China.
XS
SM
MD
LG