Tautan-tautan Akses

Kemenlu Tiongkok Berikan Rincian soal Kasus Artis Pembangkang Ai Weiwei

  • Stephanie Ho

Seniman dan aktivis Tiongkok Ai Weiwei tidak berkomentar banyak kepada wartawan setelah pembebasannya dengan jaminan.

Seniman dan aktivis Tiongkok Ai Weiwei tidak berkomentar banyak kepada wartawan setelah pembebasannya dengan jaminan.

Jubir Kemenlu mengatakan, Ai WeiWei mengaku menghindari pembayaran pajak dan menghilangkan dokumen, serta dibebaskan dengan jaminan hari Rabu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hong Lei memberikan rincian tentang kasus Ai Weiwei, seniman dan aktivis terkenal, yang ditahan polisi tanggal 3 April dan dibebaskan dengan jaminan Rabu sore.

Hong mengatakan dalam 12 bulan ke depan, Ai masih diperiksa. Ia tidak dibolehkan meninggalkan tempat tinggalnya kecuali dengan izin. Hong menambahkan bahwa Ai harus memenuhi panggilan pengadilan tepat pada waktunya, tidak boleh mengganggu proses pemberian kesaksian dan tidak boleh menghilangkan atau memalsukan bukti.

Hong mengatakan seniman itu mengaku menghindari pembayaran pajak dan menghilangkan dokumen. Ia juga mengatakan Ai setuju untuk membayar kembali sejumlah besar uang pajak.

Ai Weiwei adalah salah satu seniman Tiongkok yang terkenal di dunia. Ia terkenal karena membantu merancang stadium Bird’s Nest, yang merupakan bangunan utama Olimpiade Beijing 2008. Dalam tahun yang sama, ia juga mulai berani berbicara bebas tentang ribuan anak korban gempa Sichuan 2008, yang katanya tewas akibat konstruksi gedung sekolah yang buruk.

Televisi-televisi menayangkan berita ketika Ai dibebaskan, tetapi ia tidak banyak bicara.

Ia mengatakan baik-baik saja, tetapi tidak bisa diwawancara karena kondisinya tidak memungkinkan. Ia minta pengertian.

Kantor berita resmi Xinhua mengumumkan pembebasan Ai, menyebutkan ia dibebaskan karena memperlihatkan sikap baik, mengakui menghindari pajak dan menderita penyakit kronis. Seniman pegiat berusia 54 tahun itu menderita tekanan darah tinggi dan diabetes.

Liu Xiaoyuan adalah pengacara dan teman dekat keluarga Ai.

Ia mengatakan baru saja bicara dengan Ai melalui telepon, tetapi tidak tahu persis kondisinya. Ia mengatakan bisa membayangkan kondisi fisik dan mental Ai kurang baik karena lama dipenjara.

Liu juga mengatakan tidak bisa memastikan apakah Ai memang bersalah melakukan kejahatan yang menurut kantor berita Xinhua diakuinya, karena ia belum punya kesempatan bicara dengan Ai tentang hal itu.

Joshua Rosenzweig dari Yayasan Dui Hua, yang memantau tahanan politik di Tiongkok mengatakan, “Perubahan status Ai menjadi bebas dengan jaminan ini kerap merupakan satu cara untuk menyelamatkan muka pemerintah, karena pemerintah diam-diam menyelesaikan perkara itu sesuai dengan hukum yang berlaku tanpa mengadilinya. Jadi, itu mungkin yang sedang terjadi dalam kasus ini.”

Rosenzweig juga menunjuk kepada saat pembesaan Ai yang dilakukan tidak lama sebelum Perdana Menteri Wen Jiaobao bertolak ke Inggeris, Jerman, dan Hongaria. Negara-negara Eropa termasuk di antara yang paling lantang menghimbau pembebasan Ai.

Sementara itu, tidak ada berita mengenai nasib rekan-rekan sekerja Ai, yang dipenjara segera setelah Ai ditahan.

XS
SM
MD
LG