Tautan-tautan Akses

Barat Kecam Pembunuhan Dubes AS, Pemimpin Arab Kecam Film


PM Mesir Hisham Qandil mengecam film yang memprovokasi demonstrasi maut sebagai penghinaan terhadap Nabi Muhammad (foto: dok).

PM Mesir Hisham Qandil mengecam film yang memprovokasi demonstrasi maut sebagai penghinaan terhadap Nabi Muhammad (foto: dok).

Iran menuntut permintaan maaf dari Presiden Barack Obama kepada warga Muslim, sementara Presiden Afghanistan Hamid Karzai menyebut dirilisnya film itu sebagai aksi keji.

Pemimpin dunia banyak yang mengecam serangan maut terhadap konsulat Amerika di Libya tapi sebagian dunia Arab lebih mengarahkan kecaman mereka terhadap film yang tampaknya memprovokasi kekerasan itu.

Menteri Luar Negeri Inggris William Hague mengatakan tidak ada alasan pembenaran untuk serangan itu. Ia menyebut pembunuhan duta besar Amerika Christopher Stevens “mengejutkan”.

Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan serangan itu keji dan tidak bisa ditoleransi sementara juru bicara pemerintah Jerman mengatakan tidak seharusnya kekerasan digunakan sebagai bentuk debat politik.

Menteri luar negeri Rusia menganggap serangan terhadap para diplomat sebagai aksi teroris.

Tapi Perdana Menteri Mesir Hisham Qandil tidak menyebut duta besar Stevens tetapi mengecam film itu sebagai penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Iran menuntut permintaan maaf dari Presiden Barack Obama kepada warga Muslim. Presiden Afghanistan Hamid Karzai menyebut dirilisnya film itu sebagai aksi keji. Ia tidak berkomentar mengenai pembunuhan duta besar itu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG