Tautan-tautan Akses

Bantu Afrika Barat Atasi Ebola, Bank Dunia Beri Bantuan Tambahan $650 Juta


Dari kiri: Sekjen PBB Ban Ki-moon, Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma, Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, Presiden Guinea Alpha Condé dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, 17 April 2015.

Dari kiri: Sekjen PBB Ban Ki-moon, Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma, Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, Presiden Guinea Alpha Condé dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, 17 April 2015.

Bank Dunia memberikan tambahan bantuan 650 juta dolar untuk membantu Guinea, Liberia dan Sierra Leone bangkit kembali setelah dilanda wabah Ebola yang mematikan.

Sebelum dilanda Ebola, ketiga negara itu merupakan negara-negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Afrika, tetapi krisis itu telah menutup pasar dan mengurangi sumber daya yang dibutuhkan untuk memberantas penyakit tersebut dan membangun kembali perekonomian.

“Kami yakin pendekatan yang kami lakukan di kawasan ini adalah yang terbaik untuk menghasilkan yang kami inginkan dan kami gembira bahwa mitra-mitra internasional kami mengeluarkan laporan yang kami sebut sebagai Marshal Plan yang berarti menarik seluruh sumber daya yang ada dengan beragam cara inovatif sehingga tidak saja memungkinkan kami memenuhi rencana pemulihan nasional tetapi juga rencana kawasan yang telah diajukan oleh pakar-pakar kami sendiri,” demikian ujar Presiden Liberia Ellen Johnson-Sirleaf.

Jumlah kasus Ebola telah turun drastis dan berbagai upaya kini dilakukan untuk melacak beberapa kasus terakhir serta menghentikan kemungkinan kasus baru penyakit mematikan itu.

Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma mengatakan yakin banyak kemajuan yang telah berhasil dicapai, tetapi masih belum benar-benar pulih. "Kami masih harus memusatkan perhatian untuk memberantas penyakit ini dan tidak muncul kasus baru sehingga kami bisa dinyatakan 'bebas Ebola'. Kami juga tahu bahwa Ebola telah menimbulkan dampak sangat merusak pada warga dan ekonomi kami, serta negara-negara yang terkena dampaknya,” tambah Koroma.

Pakar-pakar Bank Dunia mengatakan ekonomi Liberia secara perlahan-lahan mulai normal, ekonomi Guinea masih stagnan, sementara Sierra Leone kini dilanda resesi parah.

XS
SM
MD
LG