Tautan-tautan Akses

Susul AS dan Eropa, Bank Sentral Jepang Perluas Program Stimulus


Menteri Keuangan Jepang Jun Azumi (foto: dok). Untuk menggerakkan perekonomian Jepang yang mandek, bank sentral Jepang memutuskan untuk memperluas program stimulusnya.

Menteri Keuangan Jepang Jun Azumi (foto: dok). Untuk menggerakkan perekonomian Jepang yang mandek, bank sentral Jepang memutuskan untuk memperluas program stimulusnya.

Bank Sentral Jepang hari Rabu menyuntikkan 126 milyar dolar ke dalam dana pembelian aset, meningkatkan program stimulusnya menjadi 695 milyar dolar.

Bank Sentral Jepang memperluas program stimulusnya dalam upaya mendorong perekonomian yang lesu, mengikuti Amerika dan negara-negara Eropa yang berusaha memperlancar aliran uang.

Bank Sentral Jepang hari Rabu menyuntikkan 126 milyar dolar ke dalam dana pembelian aset, meningkatkan program stimulusnya menjadi 695 milyar dolar. Perluasan stimulus ini dilakukan dalam upaya menggerakkan perekonomian terbesar ketiga di dunia itu.

Pejabat bank sentral Jepang mengatakan, langkah itu perlu karena ada tingginya ketidakpastian dalam perekonomian global, dan kegiatan ekonomi di Jepang mandek.

Bank Sentral Amerika pekan lalu mengambil langkah agresif dalam upaya mendorong penciptaan lapangan kerja dan menurunkan angka pengangguran yang tetap tinggi. Bank Sentral AS mengatakan bahwa setiap bulan mereka akan membeli sekuritas yang didukung KPR sebesar 40 milyar dolar, dalam upaya mendorong pemberian pinjaman oleh bank-bank dan pengeluaran oleh bisnis dan konsumen.
XS
SM
MD
LG