Tautan-tautan Akses

Bank Sentral Eropa akan Beli Obligasi Negara yang Dililit Utang


Presiden bank sentral Eropa, Mario Draghi memberikan keterangan pers di Frankfurt, Jerman (2/8).

Presiden bank sentral Eropa, Mario Draghi memberikan keterangan pers di Frankfurt, Jerman (2/8).

Presiden bank sentral Eropa, Mario Draghi mengatakan pembelian obligasi itu cukup untuk menstabilkan biaya pinjaman di 17 negara anggota zona Euro.

Bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan, siap membeli obligasi negara-negara yang dililit utang di benua tersebut, sebuah langkah yang mungkin dapat meringankan biaya pinjaman yang meningkat yang sedang dialami Spanyol dan Italia.

Presiden bank sentral Eropa, Mario Draghi, tidak mengungkap besarnya pembelian obligasi itu namun mengatakan cukup untuk membuat bank itu mencapai sasarannya dalam menstabilkan biaya pinjaman di zona mata uang Euro yang beranggotakan 17 negara. Ia mengatakan rincian pembelian obligasi itu akan dijabarkan dalam beberapa pekan mendatang.

Pemerintah Italia dan pemerintah Spanyol sedang kesulitan menahan biaya pinjaman yang meningkat. Tingkat suku bunga utang Spanyol bahkan melebihi tingkat suku bunga yang dialami Yunani, Irlandia, dan Portugal yang telah memaksa mereka memperoleh dana talangan internasional.

Banyak pengamat mengatakan, masalah ekonomi di zona Euro bisa membahayakan eksistensi mata uang itu. Namun, setelah para pembuat kebijakan bank tersebut bertemu di Frankfurt, Draghi menyatakan eksistensi Euro aman.

Bank Sentral Eropa, seperti diperkirakan, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada tingkat rendah, yakni 0,75 persen. Namun hingga saat ini, itu tidak begitu berpengaruh dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di zona Euro, dimana beberapa negara masih menghadapi resesi dan tingkat pengangguran yang tinggi.
XS
SM
MD
LG