Tautan-tautan Akses

AS

Bank Sentral AS Perkenalkan Desain Baru Uang Kertas $100

  • Iris Gera

Pejabat Bank Sentral Amerika, Michael Lambert memperkenalkan desain baru uang kertas 100 dolar Amerika di @America, Jakarta, 23 Oktober 2013 (VOA/Iris Gera).

Pejabat Bank Sentral Amerika, Michael Lambert memperkenalkan desain baru uang kertas 100 dolar Amerika di @America, Jakarta, 23 Oktober 2013 (VOA/Iris Gera).

Bank Sentral Amerika Serikat memperkenalkan desain baru uang kertas 100 dolar di Indonesia, Rabu (23/10).

Dalam presentasinya di Jakarta, Rabu (23/10), pejabat Bank Sentral Amerika, Michael Lambert menjelaskan desain baru uang kertas 100 dolar Amerika menggabungkan fitur-fitur keamanan yang baru, untuk mencegah pemalsuan uang dan membantu bisnis serta konsumen untuk mengetahui keaslian dari uang kertas desain baru.

Uang kertas 100 dolar Amerika desain baru, meliputi fitur keamanan yang diyakini canggih yaitu pita keamanan tiga dimensi warna biru dengan gambar lonceng dan angka 100. Selain itu gambar lonceng dalam botol tinta warnanya dapat berubah-ubah.

Fitur keamanan baru dan fitur keamanan tambahan yang dipertahankan dari desain sebelumnya seperti tera air dapat mempermudah masyarakat untuk membuktikan secara visual keaslian uang kertas desain baru dengan cara sederhana yaitu mendeteksi melalui cahaya.

Bahkan Michael Lambert mengakui Bank Sentral Amerika juga mengikuti perkembangan teknologi dari mesin cetak tiga dimensi, karena mesin tersebut mampu mencetak desain kertas sangat mirip dengan uang kertas asli.

Michael Lambert mengatakan mesin cetak tiga dimensi sudah masuk ke pasar di berbagai negara meski saat ini harganya masih sangat mahal. Bank Sentral Amerika akan terus memantau perkembangan mesin cetak tiga dimensi dari kemungkinan digunakan untuk memalsukan uang kertas terutama uang kertas 100 dolar Amerika desain baru.

Ditambahkan Lambert, uang kertas 100 dolar Amerika desain baru sudah melalui proses yang lengkap dan kompleks, diantaranya tidak lagi menggunakan hologram melainkan ribuan lensa mikro yang sangat kecil, untuk membentuk gambar tempat tinta dan lonceng pada permukaan uang kertas. Sistem tersebut merupakan teknologi canggih dan terkini sehingga sulit dicapai oleh mesin cetak tiga dimensi.

Michael Lambert juga menjelaskan, setelah melalui berbagai proses desain baru uang kertas 100 dolar Amerika, akhirnya diputuskan menggunakan gambar Benjamin Franklin untuk desain uang kertas tersebut.

"Amerika selalu menggunakan gambar presiden, negarawan dan orang-orang penting dalam mata uang dolar Amerika. Uang kertas 100 dolar Amerika desain baru menggunakan gambar Benjamin Franklin karena dinilai memiliki peran sangat penting telah memperkenalkan Amerika kepada seluruh negara di dunia ketika Amerika Serikat merdeka," jelas Michael Lambert.

Jika beberapa kalangan khawatir pencetakan uang kertas 100 dolar Amerika desain baru akan memicu inflasi di Amerika menjadi lebih tinggi, menurut Michael Lambert hal itu tidak akan terjadi.

"Bank Sentral Amerika selalu berupaya menekan inflasi, namun pencetakan uang 100 dollar Amerika desain baru diyakini tidak akan berpengaruh pada tingkat inflasi. Karena secara bertahap uang kertas desain lama akan ditarik," tambah Michael Lambert. "Pencetakan uang kertas 100 dolar Amerika desain baru semata-mata karena kebutuhan,” tambahnya.

Bank Sentral Amerika mulai menyuplai uang kertas 100 dolar Amerika desain baru ke institusi-institusi keuangan pada 8 November 2013, untuk selanjutnya dapat diterima masyarakat Amerika serta ke negara-negara lain.

Namun Bank Sentral Amerika menegaskan para pengguna uang dolar Amerika di seluruh negara tidak perlu tergesa-gesa menjual uang kertas 100 dolar Amerika desain lama, karena uang kertas desain lama akan tetap berlaku untuk transaksi hingga beberapa tahun kedepan.

Bank Sentral Amerika Serikat mencatat pada 30 tahun belakangan ini sirkulasi uang kertas dolar Amerika ke seluruh negara di dunia semakin meningkat dari awal sebesar 150 milyar dolar Amerika menjadi 1,16 trilyun dolar Amerika.

Khusus untuk uang kertas 100 dolar Amerika, saat ini sekitar dua per tiga dari total yang dicetak digunakan di luar Amerika sehingga butuh perubahan desain untuk menghindari pemalsuan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG