Tautan-tautan Akses

Bank Dunia, WHO Langsungkan Pembicaraan Soal Kesehatan Mental


Seorang pasien di sebuah institusi kesehatan mental di Balkan (Foto: dok).

Seorang pasien di sebuah institusi kesehatan mental di Balkan (Foto: dok).

Kesehatan mental serta biaya dan manfaat perawatan akan menjadi fokus pembicaraan sebuah pertemuan yang diselenggarakan bersama oleh Bank Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Washington DC, yang dimulai Rabu (04/13) ini.

Para akademisi, para praktisi, badan-badan pembangunan dan menteri-menteri keuangan berpartisipasi dalam pertemuan yang dirancang untuk mendorong pemerintah, badan-badan pembangunan dan masyarakat madani untuk berinvestasi dalam bidang kesehatan mental. Pihak penyelenggara mengatakan layanan kesehatan mental yang baik dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata.

Negara-negara yang telah memperbaiki layanan kesehatan mental mereka, seperti Brazil, Ethiopia, dan Afrika Selatan, akan memberikan presentasi yang akan membahas tantangan-tantangan khusus yang mereka hadapi dan bagaimana mereka mengatasinya.

Pihak berwenang dari Brazil diperkirakan akan menggambarkan jaringan perawatan psikososial mereka, sementara perwakilan dari Ethiopia akan menjabarkan program pelatihan dan praktik perawatan kesehatan mental nasional. Perwakilan dari Afrika Selatan akan berbicara mengenai bagaimana mereka menjadikan layanan kesehatan mental sebagai bagian integraldari sistem layanan kesehatan nasional yang mengalami perombakan.

WHO mengatakan, negara-negara perlu secara drastis meningkatkan pengeluaran mereka untuk layanan kesehatan mental. Sebuah survei pada 2014 menunjukkan, pemerintah-pemerintah mengalokasikan rata-rata 3 persen anggaran belanja mereka untuk kesehatan mental -- berkisar dari 5 persen negara-neagra berpendapatan tinggi hingga kurang dari satu persen di negara-negara berkembang. [ab/as]

XS
SM
MD
LG