Tautan-tautan Akses

Banjir Surut di Paris, Daerah Sekitar Lokasi Masih Berisiko


Kaki patung Zouave di Pont de l'Alma terendam air dari Sungai Seine setelah hujan deras selama berhari-hari di Paris (2/6). (Reuters/Pascal Rossignol)

Kaki patung Zouave di Pont de l'Alma terendam air dari Sungai Seine setelah hujan deras selama berhari-hari di Paris (2/6). (Reuters/Pascal Rossignol)

Museum Louvre dan beberapa jalan raya utama di ibukota tetap ditutup, restoran-restoran terkenal di sepanjang sungai Seine masih tergenang air, dan perahu wisata tidak dapat lewat di bawah jembatan.

Banjir di Sungai Seine, banjir terburuk di Paris dalam tiga dekade, mulai surut hari Minggu (5/6), membuat para kurator museum, pedagang, operator kendaraan umum dan masyarakat pada umumnya lega.

Pada Minggu malam, para petugas darurat telah menurunkan peringatan publik di tempat lain di wilayah Normandia utara, sementara warga desa-desa dan kota-kota di sekitar ibukota mulai menggali lumpur dan memeriksa kerusakan.

Namun, Museum Louvre dan beberapa jalan raya utama di ibukota tetap ditutup. Tayangan televisi menunjukkan restoran-restoran terkenal di kota ini di sepanjang sungai Seine masih tergenang air, dan perahu wisata tidak dapat lewat di bawah jembatan.

Kehancuran di kota ini sebagian akibat banjir selama seminggu yang telah menggenangi sebagian besar Eropa dan menewaskan sedikitnya 18 orang di Jerman, Perancis, Rumania dan Belgia. [zb]

XS
SM
MD
LG