Tautan-tautan Akses

Hampir 200 Tewas akibat Banjir di Nepal dan India


Desa Morigaon di negara bagian Assam, India utara terendam banjir (18/8).

Desa Morigaon di negara bagian Assam, India utara terendam banjir (18/8).

Banjir tiga hari di kawasan Nepal dan India utara menewaskan hampir 200 orang, sementara lebih dari 120 orang lainnya masih hilang.

Hujan lebat minggu lalu memicu tanah longsor dan banjir, menghancurkan seluruh desa, menelantarkan ribuan orang dan merusak jalan-jalan di seluruh dataran bagian barat Nepal dan bagian-bagian wilayah negara tetangganya, India.

Di Nepal, lebih dari 100 orang tewas dan lebih dari 120 lainnya hilang. Pejabat-pejabat pemerintah mengerahkan empat helikopter untuk mengirim makanan, bantuan darurat, obat-obat dan tenaga medis ke desa-desa yang terkena dampak banjir.

Sementara itu, di India utara sekitar 80 orang tewas akibat banjir besar. Di negarabagian Uttar Pradesh India, air dari bendungan yang meluap di Nepal menyebabkan beberapa sungai meluap. Banjir besar juga dilaporkan di negarabagian Uttarakhand dan Assam. Pejabat-pejabat India mengatakan tentara sedang berusaha menolong mereka yang terdampar akibat banjir.

Pihak berwenang kedua negara khawatir, kurangnya air minum bersih bisa menyebabkan wabah kolera, penyakit yang bisa mematikan akibat memakan atau meminum air yang tercemar kotoran manusia.

Longsor besar awal bulan ini menimpa desa-desa dekat Katmandu, menewaskan 156 orang.

Hujan lebat di India utara menyebabkan kematian beberapa orang dan membanjiri beberapa desa dalam beberapa hari ini. Ratusan orang meninggal setiap tahun akibat banjir dan tanah longsor selama musim hujan di Asia Selatan.

XS
SM
MD
LG