Tautan-tautan Akses

Banjir Hebat Landa Jepang, 2 Orang Hilang


Seorang warga Jepang di Joso, Ibaraki ditarik dengan helikopter setelah terjebak dalam banjir akibat meluapnya sungai Kinugawa, Kamis (10/9).

Seorang warga Jepang di Joso, Ibaraki ditarik dengan helikopter setelah terjebak dalam banjir akibat meluapnya sungai Kinugawa, Kamis (10/9).

Hujan lebat yang mengguyur berbagai daerah di bagian tengah dan utara Jepang menyebabkan banjir hebat hari Kamis (10/9).

Hujan lebat yang mengguyur berbagai daerah di bagian tengah dan utara Jepang menyebabkan banjir hebat hari Kamis (10/9), memaksa puluhan ribu orang mengungsi dan memicu banyak upaya penyelamatan yang dramatis terhadap mereka yang terlambat mengungsi.

Kawasan yang paling parah dilanda banjir adalah kota Joso, sekitar 40 kilometer sebelah timurlaut Tokyo, di mana tepian Sungai Kinugawa tidak dapat membendung air yang meluap ke daerah-daerah sekitarnya.

Banjir menghanyutkan rumah-rumah, dan di bangunan-bangunan yang tersisa, warga naik ke balkon dan atap untuk meminta pertolongan. Kamera-kamera televisi merekam berbagai upaya penyelamatan, sementara helikopter militer terbang dan mengangkat banyak orang ke tempat aman.

Seorang lelaki tampak berdiri di atas sepotong kayu dan berpegang erat-erat pada tiang listrik sementara air mengalir di sekitarnya. Ia akhirnya dapat diselamatkan.

Koresponden VOA di Tokyo menyatakan hingga kini belum diketahui jumlah korban. Tetapi dua orang dilaporkan hilang.

Jepang pekan ini mengalami hujan lebat yang menyertai Topan Etau. Curah hujan di beberapa daerah melebihi 50 centimeter.

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan yang meluas, mendesak warga agar bersiap lagi menghadapi banjir dan tanah longsor. Menurut satu laporan, tanah longsor melanda sekelompok rumah dan menyebabkan seorang perempuan hilang.

Perdana Menteri Shinzo Abe hari Kamis berjanji akan memusatkan perhatian pada daerah-daerah yang paling parah terimbas dan memprioritaskan keselamatan penduduk.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG