Tautan-tautan Akses

Bangladesh Mulai Masa Berkabung Dua Hari


Serangan di Bangladesh

Serangan di Bangladesh

Bangladesh memulai dua hari berkabung hari Minggu setelah sekelompok 7 orang militan Islamis menewaskan 20 orang sandera dan dua orang polisi dalam pendudukan selama 11 jam sebuah restoran mewah di Dhaka.

ISIS telah mengaku bertanggung-jawab atas serangan itu, tetapi adanya hubungan langsung dengan kelompok militan itu belum dikukuhkan dan para pejabat pemerintah membantah keterlibatan ISIS.

Menteri Dalam-Negeri Bangladesh mengatakan hari Minggu penyerang sama sekali tidak mempunyai kaitan dengan ISIS. Menteri Dalam-Negeri Asaduzzaman Khan mengatakan jihadis itu adalah anggota kelompok militant dalam-negeri, Jumatul Mujahedeen Bangladesh atau JPM, yang telah dilarang di negara itu selama lebih 10 tahun. Khan mengatakan semua penyerang berpendidikan baik dan dari keluarga kaya.

Kantor berita Reuters juga mengutip kepala kepolisian nasional mengatakan ke-7 orang militan semuanya warga Bangladesh, dan bahwa pihak berwenang sebelumnya telah berusaha menangkap 5 dari mereka.

Pemerintah telah lama berkeras tidak ada kehadiran ISIS di negara itu. Pemerintahan Perdana Menteri Sheikh Hasina menuduh musuh-musuh politiknya mendalangi rentetan teror di negara tersebut, dengan mengatakan mereka mendukung kelompok-kelompok militan di negara itu dalam usaha untuk menciptakan kekacauan.

Sementara itu, pihak berwenang Bangladesh telah menempatkan pasukan keamanan yang besar di seluruh ibukota setelah krisis sandera yang menewaskan 20 orang yang sebagian besar warga sipil asing. Pasukan keamanan menyelamatkan 13 sandera dalam pengepungan itu. [gp]

XS
SM
MD
LG