Tautan-tautan Akses

Bangladesh Hukum Mati Pemimpin Oposisi


Petugas keamanan Bangladesh mengawal mobil ambulans yang meninggalkan penjara pusat membawa mayat Mohammad Qamaruzzaman, asisten sekertaris jenderal partai Jamaat-e-Islami, setelah pelaksanaan hukuman mati di Dhaka, Bangladesh, 11 April 2015.

Petugas keamanan Bangladesh mengawal mobil ambulans yang meninggalkan penjara pusat membawa mayat Mohammad Qamaruzzaman, asisten sekertaris jenderal partai Jamaat-e-Islami, setelah pelaksanaan hukuman mati di Dhaka, Bangladesh, 11 April 2015.

Bangladesh telah mengeksekusi pemimpin tertinggi Islamis yang didakwa melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan atas kekejaman yang dilakukannya dalam perang kemerdekaan melawan Pakistan tahun 1971.

Keamanan diketatkan Sabtu malam (11/4) di sekitar penjara di pusat ibukota Dhaka, dalam proses hukuman gantung Muhammad Kamaruzzaman, usia 63 tahun.

Sebagai wakil sekretaris jenderal partai Jamaat-e-Islami, jaksa mengatakan Kamaruzzaman bertanggung jawab atas pembantaian sedikitnya 120 petani tak bersenjata.

Kira-kira tiga juta orang tewas dalam perang kemerdekaan selama sembilan bulan melawan Pakistan.

Jamaat-e-Islami memprotes eksekusi itu dan menyerukan pemogokan umum nasional pada hari Senin (13/4).

PBB, Uni Eropa dan Amerika Serikat menghimbau pemerintah Bangladesh untuk tidak melakukan eksekusi setelah PBB mengatakan persidangan tersebut tidak memenuhi standar internasional.

XS
SM
MD
LG