Tautan-tautan Akses

Bangkai Gajah Sumatra Tanpa Gading Ditemukan di Aceh

  • Associated Press

Seekor gajah Sumatra terlihat di Riau, 2012. (Foto: Dok)

Seekor gajah Sumatra terlihat di Riau, 2012. (Foto: Dok)

Para ahli lingkungan hidup mengatakan gajah Sumatra bisa punah dalam tiga dekade mendatang kecuali mereka dilindungi.

Seekor gajah Sumatra ditemukan mati di Aceh dengan gading terpotong, menimbulkan kecurigaa ia telah dibunuh oleh para pemburu.

Genman Sefti Hasibuan, kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam setempat, mengatakan bangkai gajah jantan yang diperkirakan berusia 25 tahun itu ditemukan Senin di dalam sebuah perkebunan kelapa sawit di desa Karang Hampa, Kabupaten Aceh Barat.

Gajah itu dilaporkan telah membusuk dan kehilangan gadingnya, ujar Hasibuan Selasa (14/4). Warga setempat memperkirakan gajah itu telah mati empat sampai lima hari sebelumnya akibat luka-luka tembak.

Hal itu merupakan kematian gajah pertama di Aceh tahun ini, menurut Hasibuan, yang menambahkan bahwa sebuah tim sedang dikirim ke wilayah tersebut untuk penyelidikan.

Lembaga pelestarian alam The International Union for Conservation of Nature memasukkan gajah Sumatra ke dalam daftar "terancam punah" setelah jumlahnya terus turun sampai antara 2.400 dan 2.800 dari sekitar 5.000 pada 1985.

Para ahli lingkungan hidup mengatakan gajah-gajah itu bisa punah dalam tiga dekade mendatang kecuali mereka dilindungi.

Gajah Sumatra terkadang pergi ke daerah-daerah berpenduduk untuk mencari makanan karena penghancuran habitat mereka. Bebreapa ditembak atau diracun dengan buah berlapis sianida, sementara yang lainnya dibunuh pemburu yang mengambil gadingnya.

Februari lalu, polisi di Riau menahan delapan anggota sindikat perburuan dan menyita gading senilai lebih dari US$30.000, menyusul penahanan seorang pembeli gading lokal. Kelompok itu mengaku telah membunuh sedikitnya enam gajah di Riau dan Jambi.

XS
SM
MD
LG