Tautan-tautan Akses

AS

Bandara Fort Lauderdale-Hollywood Florida Kembali Dibuka


Penumpang diperbolehkan meninggalkan Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood, di Fort Lauderdale, Florida, 6 Januari 2017 (AP Photo/Wilfredo Lee).

Dalam jumpa pers Sabtu pagi (7/1), Gubernur Florida, Rick Scott, mengatakan para pejabat penegak hukum masih menyelidiki bukti-bukti untuk memahami dengan pasti apa telah terjadi.

Bandara di negara bagian Florida, bagian tenggara Amerika Serikat, di mana pria bersenjata menewaskan lima orang kemarin telah dibuka kembali.

Para pekerja di bandara Fort Lauderdale bekerja tadi malam untuk menyiapkan bandara tersebut dapat beroperasi menjelang Sabtu pagi, tetapi penumpang telah diberitahu agar menghubungi maskapai mengenai penerbangan mereka.

Bandara yang ramai itu ditutup sejak Jumat pagi ketika seorang pria melakukan penembakan di tempat pengambilan koper, menewaskan lima orang dan melukai delapan lainnya sebelum ditangkap.

Dalam jumpa pers Sabtu pagi (7/1), Gubernur Florida, Rick Scott, mengatakan para pejabat penegak hukum masih menyelidiki bukti-bukti untuk memahami dengan pasti apa telah terjadi.

Ia mengatakan ia telah berbicara dengan beberapa korban penembakan yang masih di rumah sakit, dan beberapa dari mereka masih dalam keadaan terluka parah.

Foro yang dirilis oleh Kantor Sheriff Broward ini menunjukkan sosok Esteban Ruiz Santiago (26 tahun), 7 Januari 2017, di Fort Lauderdale, Florida.

Foro yang dirilis oleh Kantor Sheriff Broward ini menunjukkan sosok Esteban Ruiz Santiago (26 tahun), 7 Januari 2017, di Fort Lauderdale, Florida.

Gubernur Florida itu mengatakan para wakil dari pemerintah negara bagian Florida bekerja sepanjang malam bersama maskapai dan perusahaan sewa-mobil untuk membantu penumpang yang terlantar mencari jalan untuk dapat pulang, tetapi operasi tersebut sudah mulai rampung.

George Piro, petugas khusus dari FBI yang memimpin divisi Miami, mengatakan FBI sedang melakukan pelacakan dari setiap segi dalam usaha untuk menentukan motif di belakang serangan ini,” termasuk terorisme.

Pejabat penegak hukum yang menahan tersangka mengatakan ia bernama Esteban Santiago yang berusia 26 tahun dari Alaska yang tiba di bandara itu hari Jumat dari Anchorage, kota besar Alaska.

Santiago kabarnya seorang mantan anggota Pengawal Nasional yang bertugas di Puerto Rico. Tahun lalu, ia dengan sukarela masuk rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan jiwa. Ia dilaporkan telah mengatakan ia sering mendengar suara-suara khayal, sebagian dari suara itu menyuruhnya memasuki kelompok teroris ISIS. [gp]

XS
SM
MD
LG