Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB Beri Dukungan Bersyarat Misi Uni Afrika di Mali

  • Anne Look

Sekjen PBB Ban Ki-moon memberikan dukungan bersyarat kepada misi satu tahun Uni Afrika di Mali (foto: dok).

Sekjen PBB Ban Ki-moon memberikan dukungan bersyarat kepada misi satu tahun Uni Afrika di Mali (foto: dok).

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan DK PBB harus mendukung serangan militer regional untuk membantu tentara Mali merebut kembali Mali utara dari ekstremis Islam.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, memberikan dukungan bersyarat kepada misi satu tahun Uni Afrika di Mali. Rekomendasinya datang melalui laporan tertulis ditujukan kepada Dewan Keamanan PBB Rabu.

Aksi milite terarah, katanya, pada akhirnya mungkin diperlukan melawan terkait Al-Qaida yang menguasai Mali utara sejak bulan April itu, tetapi itupun haruslah sebagai jalan terakhir.

Dewan Keamanan PBB PBB tanggal 5 Desember diduga bakal mempertimbangkan permintaan Uni Afrika dan Organisasi Kerjasama Ekonomi Afrika Barat atau ECOWAS akan mandat melakukan intervensi. Resolusi yang memberikan mandat itu bisa keluar sebelum akhir tahun.

Sekjen PBB itu mengatakan para pemimpin Afrika perlu mengembangkan rlebih lanjut rencana melancarkan operasi militer yang dimaksud, termasuk "bagaimana pasukan militer itu akan dipimpin, dilatih, dilengkapi dan dibiayai."

Sekjen Ban Ki-moon menyerukan "tindakan segera" untuk mencegah Mali utara menjadi tempat yang aman bagi teroris dan kejahatan terorganisir. Namun, ia memperingatkan bahwa operasi yang dilakukan dengan perencanaan buruk dan terburu-buru bisa mengakibatkan "pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia" dan jatuhnya korban manusia lebih lanjut. Lebih dari 400.000 orang telah meninggalkan Mali utara tahun ini.

Dari empat kelompok bersenjata di utara, dua dipimpin orang Mali, sekte Islam Ansar Dine dan gerakan separatis Tuareg, MNLA. Kedua kelompok telah sepakat untuk ikut dalam negosiasi dengan pemerintah Mali dibawah mediasi ECOWAS.

Perwakilan khusus ECOWAS untuk Mali, Aboudou Chaka Toure, mengatakan kepada VOA bahwa rekomendasi sekretaris jenderal itu sejalan dengan apa yang telah dilakukan ECOWAS.

Kelompok regional ECOWAS Afrika Barat telah berjanji menyiapkan pasukan berkekuatan 3.300 orang.

Misinya termasuk melatih, melengkapi dan menyusun kembali tentara Mali yang menurut analis masih kacau setelah kudeta militer 22 Maret dan penarikan diri dari utara.

Sekretaris Jenderal PBB menganjurkan ECOWAS tidak mengharapkan dana dari PBB untuk misi itu, yang dilaporkan mencapai $ 500 juta untuk tahun pertama.

Toure dari ECOWAS mengatakan pihaknya tidak bermaksud untuk perang.
Ia mengatakan pihaknya meminta dana internasional untuk menghentikan apa yang segera bisa menjadi ancaman bagi perdamaian global. Jika tidak ada kesepahaman, ia mengatakan mungkin masih ada waktu untuk membicarakannya. Tapi pihaknya harus memerangi terorisme, dan mereka yang tidak setuju, katanya, akan menanggung akibatnya.
XS
SM
MD
LG