Tautan-tautan Akses

AS

Bahrain Tangkap 4 Wartawan AS


Seorang demonstran melemparkan botol kaca berisi cat ke arah kendaraan lapis baja polisi anti huru-hara saat bentrokan di Sitra, Manama selatan, 14 Februari 2016.

Seorang demonstran melemparkan botol kaca berisi cat ke arah kendaraan lapis baja polisi anti huru-hara saat bentrokan di Sitra, Manama selatan, 14 Februari 2016.

Polisi Bahrain telah menangkap empat wartawan AS yang meliput peringatan protes pro-demokrasi di negara pulau itu yang ditindak keras oleh pemerintah lima tahun lalu.

Sebuah pernyataan polisi mengatakan keempatnya, seorang perempuan dan tiga laki-laki, memasuki negara itu pekan lalu, berpura-pura sebagai turis. Setidaknya sebagian dari mereka telah "melakukan kegiatan jurnalistik tanpa ijin dari pihak berwenang, serta melakukan aktivitas ilegal lain," kata pernyataan itu.

Pernyataan itu tidak merinci apa "aktivitas ilegal" yang dimaksud. Tetapi kantor berita resmi Bahrain mengutip polisi mengatakan keempatnya "diduga melakukan pelanggaran termasuk memasuki Bahrain secara ilegal, memberikan informasi palsu kepada petugas perbatasan, dan ikut dalam demonstrasi gelap."

Para wartawan itu, yang identitasnya tidak diumumkan, ditangkap hari Minggu (14/2) di kota Sitra yang didominasi Syiah, dalam bentrokan antara para demonstran dan pasukan keamanan. Polisi menuduh salah seorang wartawan itu "mengenakan topeng dan terlibat dalam serangan terhadap polisi, bersama-sama dengan para pelaku kerusuhan lain di Sitra."

Kantor berita Bahrain mengatakan orang-orang itu "diberikan hak-hak penuh" sementara penyelidikan terus dilakukan. Dikatakan, kasus itu telah diserahkan ke jaksa penuntut umum.

Kedutaan AS di Bahrain mengatakan mereka mengetahui tentang penangkapan itu tetapi belum bisa berkomentar lebih jauh. [vm/ii]

XS
SM
MD
LG