Tautan-tautan Akses

Badut Tertua di Dunia Asal Montana Masih Aktif Manggung


Badut tertua di dunia asal Montana, Floyd "Creeky Creekmore" sedang merias diri sebelum pertunjukan (foto: dok.).

Badut tertua di dunia asal Montana, Floyd "Creeky Creekmore" sedang merias diri sebelum pertunjukan (foto: dok.).

Badut tertua di dunia asal Montana yang diakui Buku Catatan Rekor Dunia Guinnes masih aktif mengadakan pertunjukan.

Montana mungkin lebih terkenal dengan koboi-koboi dan peternakan sapinya. Sebuah foto yang diambil pada akhir tahun 1800-an, menggambarkan kawanan longhorn atau sapi bertanduk panjang Texas, yang digembalakan di utara di seluruh dataran Great Plains.

Montana umumnya tidak dikenal punya kaitan dengan sirkus, sampai bulan Februari, ketika Floyd "Creeky" Creekmore diakui oleh Buku Catatan Rekor Dunia Guiness, sebagai badut tertua di dunia yang masih aktif mengadakan pertunjukan.

Badut berusia 95 tahun asal Montana itu, menghabiskan sebagian besar waktunya, bekerja di peternakan – pekerjaan yang biasa dilakukan di negara bagian itu. Tetapi, kegemaran Creekmore sejak masa kanak-kanak adalah membuat orang tertawa.

“Saya selalu begitu, paling tidak demikian, kata guru-guru: Uh, Sirkus Barnum and Bailey suka datang dan sebagian besar anak ke lapangan tempat sirkus itu, agar mereka bisa ikut bekerja ringan di sana untuk mendapat karcis sirkus gratis sebagai imbalannya,” paparnya.

Tetapi, si kecil Floyd Creekmore yang waktu itu berusia 12 tahun punya cita-cita lebih besar. “Saya mendatangi badut-badut dan mendapat banyak petunjuk dari badut-badut itu. Mereka melihat bahwa saya punya bakat menjadi seorang badut, jadi mereka benar-benar mengajarkan saya. Saya memulainya dari situ….,” kenangnya.

Floyd mempelajari ketrampilan menjadi badut selama masa remaja sampai dewasa, bahkan berkeluarga, mengurus peternakannya dan akhirnya menjadi tukang kayu. Tetapi selama itu, keinginan menjadi badut tak pernah padam.

“Keinginan itu selalu muncul di benak saya. Saya bisa saja lari dengan sirkus itu, kalau saya punya kesempatan,” ujarnya.

Kesempatan itu datang, sewaktu Floyd pensiun pada tahun 1981 dan bergabung dengan Shriner’s International Group, sebuah organisasi bantuan yang terkenal dengan karyanya membantu anak-anak yang memerlukan perawatan kesehatan, dan tur sirkusnya mengumpulkan uang untuk tujuan itu. Keanggotaan itu memberi Floyd, “Creeky the Clown”, julukannya, sebuah kesempatan untuk tur ke Pasifik Barat Laut dan Canada bersama Shrine Circus.

Creeky bukanlah satu-satunya badut yang terkenal dari Montana. Negara bagian itu juga menarik sirkus Ringling Brothers – pendiri dari salah satu sirkus terlama di Amerika, yang menamakan grupnya, “pertunjukan terhebat di dunia”.

Dengan rias wajah putih yang tersenyum. rambut berwarna oranye, sepatu besar dan hidung bulat merah besar, Creeky the Clown telah membuat orang tertawa selama 30 tahun. Menjelang ulang tahunnya ke-96, ia sedikit lebih lamban, teapi Creeky masih tampil kalau ada rombongan sirkus datang di daerahnya. Kalau tak ada rombongan sirkus datang, dia senang memberi pertunjukan di ruang tamunya.
XS
SM
MD
LG