Tautan-tautan Akses

Badan PBB Urusan HAM Bekerja Lawan Ekstremis Kejam


Menteri Luar Negeri AS John Kerry berpidato di Dewan HAM PBB di Jenewa (2/3). (Reuters/Evan Pucci)

Menteri Luar Negeri AS John Kerry berpidato di Dewan HAM PBB di Jenewa (2/3). (Reuters/Evan Pucci)

Amerika mengatakan 77 negara menandatangani pernyataan yang digagas AS untuk melawan ekstremis, sekaligus melindungi HAM dan kebebasan.

Badan PBB Urusan hak asasi manusia dalam sidang terbarunya menyimpulkan bertekad melawan ekstremis yang kejam.

Amerika mengatakan 77 negara menandatangani pernyataan yang digagas AS untuk melawan ekstremis, sekaligus melindungi HAM dan kebebasan.

Badan PBB Urusan HAM, yang melangsungkan sidang beberapa kali dalam satu tahun, Jumat (27/3) mengeluarkan serangkaian resolusi terkait negara-negara di seluruh dunia.

Dalam lima tahun berturut-turut, badan ini meloloskan resolusi yang menyoroti situasi HAM di Iran dan memperbarui mandat Pelapor Khusus tentang Iran. Badan itu juga memperbarui mandat Pelapor Khusus Korea Utara dan Myanmar.

Terkait Suriah, badan HAM PBB itu mengutuk meluasnya aksi kekerasan sistematis yang dilakukan otorita Suriah, milisi terkait pemerintah dan kelompok-kelompok teroris seperti ISIS. Badan HAM PBB memperluas mandat Komisi Penyelidik Suriah untuk menyelidiki tuduhan-tuduhan pelanggaran HAM di negara itu.

Terkait Libya, badan PBB urusan HAM itu membentuk misi pencari fakta untuk menyelidiki pelanggaran undang-undang HAM internasional sejak tahun lalu.

Badan PBB Urusan HAM itu mengeluarkan empat resolusi tentang Israel dan Palestina, yang semuanya ditentang oleh Amerika karena dinilai “bias”. Keempat resolusi tersebut mencakup keprihatinan tentang situasi HAM di wilayah Palestina yang diduduki Israel dan kegiatan-kegiatan di tempat pemukiman yang dibangun Israel.

Badan itu juga mengadopsi aturan dalam beragam topik, termasuk kebebasan beragama, penggunaan pesawat tanpa awak, pencegahan genosida dan hak-hak orang albino.

XS
SM
MD
LG