Tautan-tautan Akses

Badan Keamanan Kolombia Sadap Komunikasi di Dalam Negeri


Polisi Kolombia mengamankan acara KTT Aliansi Pasifik di Cali (foto: dok). Polisi dan badan-badan keamanan Kolombia melakukan penyadapan komunikasi secara besar-besaran di dalam negeri.

Polisi Kolombia mengamankan acara KTT Aliansi Pasifik di Cali (foto: dok). Polisi dan badan-badan keamanan Kolombia melakukan penyadapan komunikasi secara besar-besaran di dalam negeri.

Sebuah organisasi advokasi berbasis di London mempertanyakan jangkauan teknologi penyadapan seperti yang digunakan polisi dan badan-badan keamanan negara Kolombia.

Laporan baru Privacy International menyebutkan badan-badan intelijen di Kolombia telah membuat alat yang kuat untuk secara otomatis mengumpulkan data dalam jumlah besar, tanpa surat perintah pengadilan, dan melanggar janji untuk lebih melindungi privasi menyusul serangkaian skandal mata-mata dalam negeri.

Laporan yang diterbitkan hari Senin (31/8) oleh organisasi advokasi berbasis di London itu memberi pengamatan menyeluruh dan mempertanyakan jangkauan teknologi penyadapan seperti yang digunakan polisi dan badan-badan keamanan negara Kolombia.

Menurut laporan itu, salah satu alat yang dibuat mampu memantau ponsel 3G dan saluran telepon yang membawa komunikasi suara dan data ke seluruh negeri.

Penulis laporan menambahkan, alat yang disebut Sistem Rekam Terintegrasi itu dibuat oleh polisi intelijen awal tahun 2005 dan memiliki kapasitas mengumpulkan 100 juta sel data dan 20 juta catatan SMS per hari tanpa sepengetahuan penyedia layanan.

Laporan itu tidak menyebutkan cara teknologi itu digunakan, tetapi pengumpulan data besar-besaran secara otomatis seperti itu tidak secara eksplisit diizinkan berdasar undang-undang Kolombia.

Organisasi itu mendasarkan temuannya pada pesanan pembelian dan dokumen, banyak yang tidak pernah terlihat, dan kesaksian rahasia orang-orang yang bekerja dalam industri penyadapan yang luas di Kolombia.

XS
SM
MD
LG