Tautan-tautan Akses

Badan Intelijen: Jumlah Ekstremis Islam Meningkat di Jerman


Bendera Jerman berkibar di depan kantor Kanselir di Berlin. (Foto: Dok)

Bendera Jerman berkibar di depan kantor Kanselir di Berlin. (Foto: Dok)

Badan tersebut memperkirakan sekitar 6.300 orang di Jerman menganut aliran Islam ultra-konservatif yang dikenal dengan Salafiyah.

Jumlah ekstremis Islam di Jerman telah meningkat pesat, menurut kepala badan intelijen dalam negeri negara itu Sabtu (25/10).

Badan itu memperkirakan sekitar 6.300 orang di Jerman menganut aliran Islam ultra-konservatif yang dikenal dengan Salafiyah, kata Hans-Georg Maassen lewat stasiun radio rbb-Inforadio.

Di Jerman, semua penganut Salafi dianggap sebagai ekstremis Islam dan dipantau pemerintah, meskipun kelompok-kelompok lain juga diawasi jika dianggap sebagai ancaman terhadap negara atau ketertiban umum.

Maassen mengatakan jumlah penganut Salafi di Jerman bisa mencapai 7.000 pada akhir tahun ini, dibandingkan sekitar 3.800 tiga tahun lalu.

Pihak berwenang mengatakan paling tidak 450 ekstremis Islam berangkat dari Jerman untuk bergabung dengan kelompok-kelompok radikal di Suriah dan Irak.

Majalah mingguan Jerman Frankfurter Allgemeine Sonntagszeitung melaporkan angka sebenarnya di lapangan mungkin jauh lebih besar.

XS
SM
MD
LG