Tautan-tautan Akses

Badai Musim Dingin Rugikan Ekonomi AS $1-2 Milyar


Lapisan tebal salju menyelimuti kota Boston, Massachusetts (16/2).

Lapisan tebal salju menyelimuti kota Boston, Massachusetts (16/2).

Badai musim dingin di Amerika tahun ini diperkirakan bisa merugikan perekonomian AS antara 1-2 milyar dolar, dan ini baru angka kerugian hingga bulan Februari ini.

Jika Anda tinggal di daerah sangat dingin seperti di kota Boston, Anda mungkin akan memesan tiket ke Miami di bagian selatan pantai Timur AS yang suhu udaranya lebih hangat. Demikian pula ekonomi Amerika yang tampaknya perlu pencerahan sekarang ini.

Boston dua minggu terakhir ini diselimuti salju setebal hampir lima kaki atau 1,5 meter. Toko-toko tutup sehingga tidak menjual barang dan para gilirannya karyawannya tidak mendapat gaji. Menurut Walikota Boston Marty Walsh, upaya membersihkan salju di Boston saja menghabiskan anggaran lebih dari 300 juta dolar.

Salju jelas tidak baik bagi ekonomi di Boston dan juga di Amerika. Menurut Planalytics – lembaga penelitian cuaca bagi kepentingan bisnis di Amerika – sebagaimana dikutip CNN.com, badai musim dingin tahun ini bisa merugikan negara antara 1-2 milyar dolar. Ini baru kerugian hingga Februari ini.

Meski kedengarannya buruk, musim dingin ini lebih hangat dibanding “Polar Vortex” tahun 2014 yang merugikan ekonomi Amerika hingga 15 milyar dolar. Beberapa analis memperkirakan jumlah kerugian yang lebih sedikit dibanding yang disampaikan Planalytics, tetapi secara signifikan tetap lebih besar dibanding tahun ini.

“Polar Vortex” memang tidak main-main. Pertumbuhan ekonomi Amerika minus 2,1% pada kwartal pertama tahun 2014. Angka pertumbuhan domestik bruto atau GDP yang suram itu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Amerika selama satu tahun itu.

Perkiraan GDP pada kwartal pertama tahun ini lebih positif yaitu di atas 3%. Musim dingin tahun ini diwarnai dengan rendahnya harga BBM, yang memberi kesempatan pada banyak warga Amerika untuk menghemat sekitar 750 dolar tahun ini.

XS
SM
MD
LG