Tautan-tautan Akses

AS

Badai Matthew Bergerak Melalui Bahama, Menuju Florida


Kristen Allen (tengah, depan) dan Travis Scott (kanan) bersiap menghadapi badai Matthew dengan mengisi tas dengan pasir untuk mengantisipasi banjir agar tidak masuk ke toko suvenir di Cocoa Beach, Florida, 5 Oktober 2016. (AP Photo/John Raoux)

Kristen Allen (tengah, depan) dan Travis Scott (kanan) bersiap menghadapi badai Matthew dengan mengisi tas dengan pasir untuk mengantisipasi banjir agar tidak masuk ke toko suvenir di Cocoa Beach, Florida, 5 Oktober 2016. (AP Photo/John Raoux)

Para pakar cuaca memperkirakan Badai Matthew akan menguat sementara bergerak menuju kawasan utara Bahama pada hari Kamis dan menuju bagian tenggara negara bagian Florida, Amerika.

Pusat Badai Nasional Amerika menyatakan badai ini disertai angin berkecepatan 205 kilometer per jam Kamis pagi sewaktu pusat badai itu mendekati Pulau Andros dan Nassau. Pusat Badai memperingatkan tentang gelombang berbahaya yang dipicu oleh badai serta kemungkinan hujan dengan curah sedikitnya 20 cm.

Menurut prakiraan cuaca, Matthew akan langsung menuju pesisir timur Florida, Jumat, setelah menguat dari badai kategori 3 menjadi kategori 4.

“Keluar sekarang juga,” kata Gubernur Florida Rick Scott kepada penduduk yang tinggal di sepanjang pesisir Florida, dalam konferensi pers hari Rabu. Menurutnya, ini merupakan keputusan antara hidup dan mati.

Hampir 2 juta orang tinggal di daerah-daerah di Florida yang dikenai perintah evakuasi wajib maupun sukarela.

Scott memperingatkan bahwa mereka yang berencana mengungsi harus melakukannya segera, karena jalan-jalan raya diperkirakan akan macet sementara badai itu bergerak mendekat.

Badai ini dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 26 orang di Haiti dan Republik Dominika setelah menghantam pulau itu sebagai badai kategori 4 pada hari Selasa. Ini adalah badai terkuat yang mendarat di Haiti dalam 52 tahun.

Laksamana Kurt Tidd, komandan pasukan Amerika di Karibia, Rabu mengatakan kepada wartawan bahwa Amerika mengirim sembilan helikopter untuk menanggapi permintaan bantuan dari pemerintah Haiti.

Sebagian helikopter itu akan diperlengkapi dengan peralatan untuk misi SAR dan yang lainnya untuk mengangkut pasokan logistik.

Haiti telah menunda pemilihan presidennya yang dijadwalkan hari Minggu, karena banyak sekolah dan gereja yang menjadi TPS kini menjadi tempat berlindung ribuan orang. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG