Tautan-tautan Akses

Australia, Norwegia Longgarkan Sanksi-sanksi terhadap Burma


Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr (Foto: dok)

Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr (Foto: dok)

Australia mengumumkan pihaknya akan mencabut sebagian sanksi terhadap Burma, menanggapi reformasi yang dilakukan pemerintah Burma tahun lalu.

Berbicara di London hari Senin (16/4), Menteri Luar Negeri Bobb Carr mengatakan kepada radio Australia bahwa pembatasan perjalanan terhadap Presiden Thein Sein dan lebih dari 200 pejabat lainnya akan dicabut. Namun pembatasan perjalanan dan transaksi finansial tetap diberlakukan terhadap sekitar 130 pejabat lain, termasuk para anggota militer dan perorangan yang diduga melakukan pelanggaran hak asasi.

Pengumuman itu muncul beberapa hari setelah Perdana Menteri Inggris David Cameron melawat ke Burma. Menyusul pembicaraannya dengan tokoh oposisi Aung San Suu Kyi, Cameron mengatakan Inggris akan menangguhkan sebagian besar sanksi terhadap Burma tetapi embargo senjata akan dipertahankan.

Norwegia hari Minggu setuju untuk mencabut sanksi-sanksi ekonomi terhadap Burma, sambil mempertahankan embargo senjata dan pembatasan terhadap kerjasama militer .
Menteri Luar Negeri Norwegia Jonas Gahr Stoer mengatakan bahwa apa yang diperlukan Burma sekarang ini adalah menghubungi seluruh dunia, serta badan-badan bantuan internasional dan pembangunan ekonomi.

Sejak menjabat setahun silam, Presiden Thein Sein telah memberlakukan sejumlah reformasi, termasuk di antaranya membebaskan ratusan tahanan politik, melonggarkan sensor media dan mengadakan pembicaraan perdamaian dengan pemberontak etnis.
XS
SM
MD
LG