Tautan-tautan Akses

Australia Tarik Pasukan Tempur Terakhir dari Afghanistan


Anggota pasukan khusus ISAF mengantarkan peti jenazah tentara Australia yang terbunuh dalam operasi khusus kerjasama ISAF-Polisi Afghanistan menuju pesawat C-130 di bandara militer Tarin Kot, Uruzgan, Afghanistan, 28 Mei 2011 (Foto: dok). Australia menarik pasukan tempur terakhirnya dari Afghanistan, Senin (16/12).

Anggota pasukan khusus ISAF mengantarkan peti jenazah tentara Australia yang terbunuh dalam operasi khusus kerjasama ISAF-Polisi Afghanistan menuju pesawat C-130 di bandara militer Tarin Kot, Uruzgan, Afghanistan, 28 Mei 2011 (Foto: dok). Australia menarik pasukan tempur terakhirnya dari Afghanistan, Senin (16/12).

Australia menarik pasukan tempur terakhirnya di Afghanistan, 12 tahun setelah Australia pertama kali mengirim tentara untuk membantu pasukan koalisi NATO yang dipimpin Amerika Serikat.

Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengumumkan penarikan pasukan tempur terakhirnya dari Afghanistan, Senin (16/12). Ia mengatakan provinsi Uruzgan di Afghanistan Selatan, tempat pasukan Australia melatih polisi dan tentara Afghanistan, kini menjadi tempat yang secara signifikan sangat berbeda.

Dalam kesempatan tersebut, PM Tony Abbott juga memberikan penghormatan bagi 40 tentara Australia yang tewas dalam perang di sana.

Australia merupakan salah satu penyumbang tentara terbanyak di kalangan negara-negara non-anggota NATO dengan menempatkan sekitar 1.550 tentara di Afghanistan. Empat ratus di antaranya masih tetap berada di sana untuk menjalankan peran non-tempur guna melatih pasukan Afghanistan di Kabul dan Kandahar.

Sebagian besar pasukan tempur asing dijadwalkan meninggalkan Afghanistan sebelum akhir tahun depan.
XS
SM
MD
LG