Tautan-tautan Akses

Australia Luncurkan Program untuk Cegah Serangan Dunia Maya


PM Australia Malcolm Turnbull mengungkapkan strategi keamanan internet yang bernilai 220 juta dolar (foto: dok).

PM Australia Malcolm Turnbull mengungkapkan strategi keamanan internet yang bernilai 220 juta dolar (foto: dok).

PM Australia Malcolm Turnbull baru-baru ini mengungkapkan strategi keamanan internet- yang bernilai 220 juta dolar, yang bertujuan untuk meningkatkan pertahanan negara itu terhadap serangan online oleh peretas, perorangan , bisnis dan pemerintah.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan pertahanan perlu ditingkatkan terhadap peretas asing karena apa yang disebutnya skala kegiatan dan “skala dan jangkauan kegiatan dunia maya yang jahat."

Untuk membantu usaha ini, perdana menteri mengharapkan kerja sama antara pemerintah dan perusahaan , dan mengangkat duta khusus untuk mengkoordinasikan kerjasama dengan pemerintah -negara lain.

Australia juga mengakui mampu merespon ancaman dengan serangan dunia maya sendiri. Meskipun Turnbull tidak merinci teknik atau teknologi apa yang dapat digunakan kalau pemerintah meluncurkan serangan cyber tersebut, katanya, penggunaan "serangan dunia maya" berada di bawah pengawasan hukum yang ketat.

DR. Tobias Feakin, penasihat pemerintah dan kepala Pusat Kebijakan Cyber Internasional di Institut Kebijakan Strategis Australia, mengatakan ancaman di internet bertambah serius.

"Jika Anda seorang usahawan besar, Anda mungkin harus berurusan dengan ribuan peristiwa setiap minggu. Turnbull jelas berfokus pada isu ini karena amat menarik baginya. Dia salah satu pemimpin yang paling cerdas secara teknis di negara ini , atau barangkali secara global. Jadi dia sangat terlibat dalam hal ini," ungkapnya.

Tahun lalu China diduga menyusup ke Badan Meteorologi Australia. Badan ini mempunyai hubungan langsung dengan Departemen Pertahanan, dan diperkirakan penyusupan itu untuk mencuri informasi.

China membantah tuduhan tersebut. Sekarang untuk pertama kalinya, pemerintah Australia di Canberra telah mengukuhkan penyusupan itu benar terjadi, hanya tidak ada keterangan resmi tentang siapa yang melakukannya. [sp]

XS
SM
MD
LG