Tautan-tautan Akses

Australia Keluarkan Visa Sementara untuk Pencari Suaka


Demonstran membawa poster bertuliskan pesan pembelaan terhadap pengungsi di pusat kota Sydney, Oktober 2014. (Reuters/David Gray)

Demonstran membawa poster bertuliskan pesan pembelaan terhadap pengungsi di pusat kota Sydney, Oktober 2014. (Reuters/David Gray)

Calon pengungsi dapat keluar dari tempat penahanan, mendapat hak bekerja selama tiga tahun, dan pada akhirnya mencari visa lain.

Senat Australia pada Jumat (5/12) mengesahkan aturan baru yang menciptakan visa sementara kelas baru untuk para pengungsi, memungkinkan mereka untuk tinggal dan bekerja di negara itu selama tiga sampai lima tahun namun mencegah mereka membuat Australia sebagai tempat tinggal permanen.

Debat emosional dalam Senat berakhir dengan pengesahan undang-undang tersebut dengan suara 34 berbanding 32.

Aturan tersebut menggarisbawahi kebijakan pemerintah Australia bahwa para pengungsi yang tiba dengan kapal tidak akan pernah bisa menyebut Australia rumah.

Perdana Menteri Tony Abbott menyangkal kritikan bahwa pemerintahanya telah menggunakan anak-anak yang ditahan sebagai alat tawar-menawar politik.

Lebih dari 30.000 pencari suaka yang tiba di pantai Australia sejak Agustus 2012 belum mendapatkan kajian atas klaim pengungsi mereka karena pemerintah tidak ingin mereka tinggal secara permanen.

Para pencari suaka, yang melarikan diri dari kekerasan dan perang di Timur Tengah dan Asia, tinggal di kamp-kamp tahanan imigrasi atau di dalam komunitas dengan visa sementara yang tidak memperbolehkan mereka bekerja.

Aturan baru menciptakan visa sementara yang berlaku tiga tahun untuk pengungsi. Mereka dapat dikembalikan ke tanah air jika ancaman kekerasan telah hilang saat waktu berlaku visa berakhir. (AP)

XS
SM
MD
LG