Tautan-tautan Akses

Australia Bangun Desa Shaolin


Seorang murid dari Africa (tengah) sedang berlatih pencak silat di Shaolin Temple, Dengfeng, provinsi Henan, China (Foto: dok). Yayasan Shaolin Temple Australia, telah menyelesaikan pembelian lahan di Comberton Grange untuk pembangunan Desa Shaolin.

Seorang murid dari Africa (tengah) sedang berlatih pencak silat di Shaolin Temple, Dengfeng, provinsi Henan, China (Foto: dok). Yayasan Shaolin Temple Australia, telah menyelesaikan pembelian lahan di Comberton Grange untuk pembangunan Desa Shaolin.

Yayasan Shaolin Temple Australia telah menyelesaikan pembelian lahan di Comberton Grange untuk pembangunan Desa Shaolin di Australia.

Kuil China yang dalam sejarah terkenal dengan tradisi silatnya, kini naik reputasinya, karena adanya sebuah rencana pembangunan kompleks komersial senilai 297 juta dolar di Australia, termasuk sebuah kuil, hotel, sekolah kung fu dan lapangan golf.

Dewan kota Shoalhaven di negara bagian New South Wales mengatakan awal bulan ini bahwa pembangunnya, Yayasan Shaolin Temple Australia, telah menyelesaikan pembelian lahan di Comberton Grange untuk apa yang nanti dikenal sebagai Desa Shaolin atau Shaolin Village.

Walikota Joanna Gash mengatakan Sabtu (28/2), Dewan Kota dan pemerintah negara bagian telah menyetujui konsep rancangan proyek itu, termasuk altar kuil dengan biara untuk tinggal para biksu, siswa akademi Kung Fu, sebuah hotel berbintang empat dengan 500 tempat tidur, lapangan golf 27 lubang dan rumah tinggal.

Kuil yang dibangun pada abad ke-5 itu dengan cepat dikomersialkan oleh Abbot Shi Yongxin pada satu dasawarsa terakhir, tetapi Shi membela kalau itu untuk melestarikan kuil dan budaya Budha.

Shi mengunjungi Shoalhaven secara pribadi awal bulan ini untuk memberikan dana lebih dari 3 juta dolar, guna menyelesaikan pembebasan lahan, dan sikapnya itu sebagai komitmennya pada proyek itu.

XS
SM
MD
LG