Tautan-tautan Akses

Aturan Baru Larang Pembunuhan Banteng di Festival


Festival San Fermin atau "lari bersama banteng" di Pamplona, Spanyol utara (foto: dok).

Festival San Fermin atau "lari bersama banteng" di Pamplona, Spanyol utara (foto: dok).

Di tengah meningkatnya unjuk rasa aktivis hak-hak hewan, tahun lalu pemerintah Spanyol melarang pembunuhan banteng dalam festival "lari bersama banteng".

Sekelompok kecil warga lokal dan aktivis anti adu-banteng hari Selasa (13/9) bentrok dan saling menghina dalam festival yang sudah berabad-abad di Spanyol, di mana untuk pertama kali dalam sejarah membunuh banteng dilarang, dan hewan itu tidak cedera.

Sejumlah polisi berkuda turun tangan sebelum ratusan orang berlari bersama dan memancing-mancing kemarahan seekor banteng di kota Tordesillas, 200 kilometer barat laut Madrid.

Seorang perempuan tak dikenal yang memprotes festival itu mengatakan kepada wartawan bahwa ia telah dua kali dipukul punggungnya dengan tongkat oleh salah seorang pendukung festival itu. Media lokal melaporkan unjuk rasa itu diwarnai saling pukul.

Sejumlah laki-laki – menunggang kuda atau berlari – biasanya mengejar banteng menyebrang melewati lapangan dan hutan sebelum menusuk hingga mati banteng tersebut di lapangan terbuka disaksikan ribuan penonton dalam apa yang disebut sebagai pertunjukkan paling berdarah di Spanyol. Pihak penyelenggara mengatakan tradisi ini sudah dilangsungkan sejak abad 14.

Tetapi di tengah meningkatnya unjuk rasa aktivis hak-hak hewan, tahun lalu pemerintah setempat melarang pembunuhan banteng dalam festival itu, meskipun aturan itu tidak berlaku pada adu-banteng di arena. [em]

XS
SM
MD
LG