Tautan-tautan Akses

Atraksi Terbaru di Pyongyang: Wisata Terbang dengan Pesawat Ringan

  • Associated Press

Lapangan Kim Il-sung dilihat dari Menara Juche di Pyongyang. (Foto: Dok)

Lapangan Kim Il-sung dilihat dari Menara Juche di Pyongyang. (Foto: Dok)

Para pejabat mengatakan lebih dari 4.000 warga Korea Utara telah terbang dengan pesawat super ringan tersebut, berikut "ratusan orang asing" dari 12 negara.

Sampai beberapa bulan lalu, jika Anda ingin melihat pemandangan kota ibukota Korea utara, hanya ada satu pilihan: menara setinggi 150 meter di seberang sungai dari Lapangan Kim Il-sung.

Sekarang jika punya uang, Anda dapat naik ke tempat duduk belakang dari sebuah pesawat yang sangat ringan.

Dengan dukungan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, yang bersumpah untuk memberikan rakyat negaranya cara-cara yang lebih modern dan "berbudaya" untuk mengisi waktu santai mereka, dan perusahaan-perusahaan wisata yang mencari hal unik untuk menarik pengunjung selain museum perang dan monumen politik, sebuah klub penerbang Pyongyang telah mulai menawarkan penerbangan singkat di atas tempat-tempat utama ibukota.

Tur-tur tersebut, yang dimulai akhir Juli, dioperasikan oleh klub Mirim dari fasilitas baru yang mentereng di sebuah lapangan udara lama dekat proyek modernisasi Kim: lapangan berkuda dan trek pacuan kuda.

Para pejabat mengatakan lebih dari 4.000 warga Korea Utara telah terbang dengan pesawat super ringan tersebut, berikut "ratusan orang asing" dari 12 negara.

Pesawat itu terbang langung di atas beberapa titik paling ikonik di Pyongyang, termasuk stadion raksasa May Day, Menara Juche dan Lapangan Kim Il-sung, serta Taman Air Munsu, "hadiah lain" Kim untuk kota.

Biaya penerbangan tidak murah. Penerbangan 25 menit dari lapangan udara ke pinggiran kota sampai Lapangan Kim Il-sung dan Menara Juche, yang sebelumnya merupakan tempat terbaik untuk melihat panorama kota, adalah sekitar US$150. Penerbangan lebih pendek lebih murah, mulai dari $65, namun pesawat hanya terbang sekitar klub penerbangan.

Harga untuk warga Korea Utara lebih murah, meskipun pihak klub tidak menyebut berapa. Para pebajat mengatakan pesawat sangat ringan yang digunakan adalah buatan Korea Utara. [hd]

XS
SM
MD
LG