Tautan-tautan Akses

Asosiasi: Larangan Impor Jagung Akan Naikkan Harga Unggas, Telur


Penghentian impor jagung untuk pakan ternak akan membuat harga grosir unggas dan telur naik sedikitnya enam persen, menurut Asosiasi Peternak Unggas Indonesia (Foto: ilustrasi).

Penghentian impor jagung untuk pakan ternak akan membuat harga grosir unggas dan telur naik sedikitnya enam persen, menurut Asosiasi Peternak Unggas Indonesia (Foto: ilustrasi).

Asosiasi Peternak Unggas Indonesia mengatakan kebijakan ini baik tapi terlalu mendadak, tanpa persiapan apapun.

Langkah Indonesia baru-baru ini untuk menghentikan impor jagung untuk pakan ternak, menurut Asosiasi Peternak Unggas Indonesia, Selasa (5/8), akan membuat harga grosir unggas dan telur naik sedikitnya enam persen bulan depan.

Indonesia, yang mengimpor jagung terutama dari Argentina dan Brazil, berhenti mengeluarkan izin impor untuk jagung yang digunakan pabrik pakan ternak bulan Juli sebagai upaya lebih luas untuk swasembada pangan.

Permintaan akan jagung di negara ini telah naik dalam beberapa tahun terakhir akibat peningkatan kemakmuran dan meningkatnya permintaan akan unggas, dan para kritik mengingatkan bahwa pengekangan impor dapat menimbulkan kekhawatiran akan inflasi.

"Kebijakan ini niatnya baik, tapi terlalu mendadak, tanpa persiapan apapun," ujar ketua asosiasi Hartono.

"Tiga juta ton jagung per tahun dapat memberikan pekerjaan bagi begitu banyak orang di sini," ujarnya, mengacu pada volume jagung yang diperkirakan akan diimpor tahun ini.

Sebelumnya tahun ini, pemerintah menandatangani perjanjian untuk melanjutkan ekspor unggas ke Jepang setelah vakum 10 tahun, sementara raksasa-raksasa global seperti Cargill Inc dan Indofood Sukses Makmur berencana berinvestasi dalam sektor ini.

Hartono mengatakan bahwa setelah pengumuman penghentian impor, para pedagang jagung telah menaikkan harga jagung yang dijual secara domestik ke peternak sebanyak 10 persen.

"Makelar adalah satu-satunya pihak yang diuntungkan dalam situasi ini."

Harga unggas grosiran saat ini sekitar Rp 22.000 per kilogram, ujarnya.

Perusahaan pakan unggas asing dengan cabang di Indonesia termasuk PT Japfa Comfeed Indonesia, PT Malindo Feedmill dan PT Charoen Pokphand Indonesia.

Tingkat inflasi tahunan di Indonesia pada bulan Juli mencapai 7,26 persen, menurut biro pusat statistik hari Senin, lebih tinggi daripada perkiraan dan dianggap terlalu tinggi untuk mulai melonggarkan kebijakan moneter untuk mencoba mendongkrak pertumbuhan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG