Tautan-tautan Akses

AS Ungsikan Semua Warganya dari Mesir


Seorang staf kedutaan Amerika dan keluarganya tiba di bandara Kairo untuk pulang ke negaranya, Kamis (2/3).

Seorang staf kedutaan Amerika dan keluarganya tiba di bandara Kairo untuk pulang ke negaranya, Kamis (2/3).

Deplu AS menganjurkan para warganya untuk segera datang ke bandara Kairo, setelah meningkatnya kekerasan pada Rabu malam waktu setempat.

Amerika Serikat telah mendesak semua warganya yang ingin meninggalkan Mesir supaya datang ke Bandara Internasional Kairo secepat mungkin.

Departemen Luar Negeri Amerika mengeluarkan peringatan, Rabu malam, setelah meningkatnya kekerasan yang ditimbulkan oleh pengumuman Presiden Mesir Hosni Mubarak bahwa ia tidak akan meletakkan jabatan sebelum masa jabatannya berakhir.

Departemen Luar Negeri Amerika juga mengeluarkan pernyataan pada hari Rabu yang mengatakan departemen ini telah mengungsikan kira-kira 1.900 orang warga Amerika dan anggota keluarga mereka dalam operasi yang mulai pada hari Senin.

Inggris juga mengumumkan pada hari yang sama bahwa mereka akan segera mengirim pesawat sewaan ke Kairo untuk membawa pulang warga Inggris yang ingin meninggalkan Mesir.

Namun, pimpinan sebuah perusahaan pesawat sewaan mengatakan usaha untuk mengungsikan orang asing sedang terhambat oleh kekacauan di bandara Kairo. Pimpinan Air Partner Mark Briffa mengatakan bandara sedang dalam keadaan kacau karena sangat banyaknya orang dan pesawat.

Pada hari Selasa, Jerman mengumumkan mereka telah memperluas peringatan resiko bepergian ke seluruh Mesir, termasuk ke tempat peristirahatan Laut Merah yang populer. Ribuan wisatawan dari Jerman, Inggris, dan Perancis mengunjungi Mesir setiap tahunnya.

XS
SM
MD
LG