Tautan-tautan Akses

AS

AS: Terlalu Dini Simpulkan Keberadaan ISIS di Amerika


Petugas Biro Penyelidik Federal mengamankan lokasi terjadinya insiden penembakan di Garland, Texas, Senin (4/5).

Petugas Biro Penyelidik Federal mengamankan lokasi terjadinya insiden penembakan di Garland, Texas, Senin (4/5).

Gedung Putih mengatakan terlalu dini untuk memastikan apakah militan ISIS memang mendalangi serangan pekan lalu terhadap acara kontes menggambar Nabi Muhammad.

ISIS hari Selasa (5/5) mengklaim bahwa kelompok militan tersebut berada dibalik serangan di Garland, negara bagian Texas itu.

Kata mereka, “dua tentara kekhalifahan” melakukan penembakan di Garland, di luar kota Dallas. ISIS mengatakan ini baru serangan pertama di wilayah Amerika dan situasinya bisa lebih buruk lagi.

Jurubicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan pemerintah ingin memperoleh lebih banyak informasi dulu. “Ada banyak ekstremis diseluruh dunia, termasuk yang terkait ISIS, yang ingin meraup keuntungan dari media sosial untuk berkomunikasi dengan orang diseluruh dunia termasuk di dalam Amerika,” kata Earnest.

Polisi mengatakan Elton Simpson dan Nadir Soofi melepaskan tembakan ke sebuah gedung konferensi sehingga mencederai seorang satpam, sebelum mereka ditembak mati polisi.

Dokumen pengadilan menunjukkan Simpson sudah diawasi sejak tahun 2006. Tahun 2010, Simpson juga dinyatakan bersalah berbohong kepada pihak berwenang mengenai niatnya bergabung dengan militan di Somalia.

Kontes menggambar Muhammad itu diselenggarakan oleh kelompok American Freedom Defense Initiative. Gambar terbaik mendapat hadiah 10.000 dollar.

Menggambar Nabi Muhammad sering dianggap sebagai penghujatan.

XS
SM
MD
LG