Tautan-tautan Akses

AS

AS Terbitkan 1 Juta Green Card Pada 2012


Para warga negara AS baru dalam upacara naturalisasi di New York (22/3).

Para warga negara AS baru dalam upacara naturalisasi di New York (22/3).

Selama 2012 pemerintah AS menerbitkan 1 juta kartu izin tinggal dan bekerja (Green Card) dan menaturalisasi 757.000 orang.

Hampir satu juta orang menjadi warga negara Amerika Serikat tahun lalu, dan satu juta lebih sedikit orang menjadi penduduk permanen yang legal, menurut data terbaru yang dikeluarkan oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri.

Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah pemegang “green card” dan naturalisasi, atau proses menjadi warga negara AS, cukup stabil selama beberapa tahun terakhir, dengan sedikit kenaikan tahun lalu.

Claire Bergeron, peneliti dari lembaga Migration Policy Institute, mengaitkan kenaikan tersebut dengan pemilihan presiden 2012.

“Ada banyak upaya penjangkauan menjelang pemilihan presiden untuk membuat orang dinaturalisasi. Banyak diantaranya datang dari organisasi-organisasi warga keturunan Amerika Latin,” ujarnya.

Pemilih keturunan Amerika Latin, termasuk banyak diantaranya warga negara baru, membantu Presiden Barack Obama terpilih kembali dan meningkatkan kekuatan Partai Demokrat di Kongres.

Secara total ada 757.434 orang dinaturalisasi pada 2012, naik dari 694.193 pada tahun sebelumnya. Mayoritas dari warga negara baru lahir di Meksiko, Filipina, India, Republik Dominika dan China, menurut data yang dirilis akhir pekan lalu.

Peningkatan naturalisasi terutama terjadi untung mereka yang berasal dari Republik Dominika dan Kuba antara 2011 dan 2012. Vietnam, Korea Selatan, Pakistan, Iran, Nigeria dan Somalia juga termasuk 20 negara asal pertama.

Para ahli kebijakan imigrasi mengatakan bahwa data 2012 tidak luar biasa, kecuali mungkin dapat menjadi referensi perubahan tren imigrasi di kemudian hari jika Kongres mengesahkan reformasi imigrasi.

Semakin banyak pembuat undang-undang mendesak sekitar 11,5 juta imigran tak resmi di AS untuk dijadikan warga negara. Namun seperti apa mekanismenya dan berapa lama prosesnya masih merupakan subyek perdebatan yang intens di Washington setiap minggu.

Tahun lalu, Amerika memberikan “green card” pada 1.031.631 warga asing. Hal ini membuat mereka dapat tinggal dan bekerja secara permanen di mana saja di AS dan membuka pintu untuk kewarganegaraan dalam lima tahun.

Meksiko, China dan India merupakan negara-negara asal utama bagi para pemegang kartu baru ini. Negara lain yang masuk dalam daftar 20 teratas termasuk Irak, Burma, Bangladesh dan Ethiopia.

Mayoritas dari pemegang green card sudah tinggal di AS ketika status mereka berubah. Hampir 66 persen diberikan status penduduk tetap berdasarkan hubungan keluarga dengan warga negara AS atau pemegang green card lain.

Sistem untuk menentukan siapa yang mendapat green card adalah proses yang rumit, dengan preferensi diberikan pada anggota keluarga dan warga asing dengan keterampilan bekerja yang diperlukan atau datang dari negara-negara yang tidak diwakili dengan baik di AS.

Beberapa pihak yang mendorong reformasi imigrasi mengusulkan kategori green card baru ditambahkan untuk imigran tidak resmi di AS, sementara yang lainnya menolak karena dianggap sebagai “amnesti” untuk orang-orang yang melanggar hukum.

Erwin DeLeon, spesialis imigrasi dari kelompok riset di Washington, Urban Institute, mengatakan ia memperkirakan tren data baru akan muncul dalam sekitar 10 tahun karena upaya Kongres sekarang.

Jika reformasi imigrasi Kongres disahkan tahun ini atau tahun depan, ia mengatakan “pada 2020 akan ada lonjakan” jumlah penduduk tetap dan warga negara baru.

Namun Bergeron tidak yakin dengan jadwal tersebut, karena beberapa proposal menyarankan bahwa para imigran tak resmi harus menunggu sampai 10 tahun untuk menjadi warga legal, dengan tambahan lima tahun untuk dinaturalisasi. (VOA/Kate Woodsome)
XS
SM
MD
LG