Tautan-tautan Akses

AS

AS Akan Tanggapi Tuntutan Venezuela Agar Staf Kedubes Dikurangi


Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Marie Harf.

Venezuela telah memberi Washington waktu dua minggu untuk mengurangi staf kedutaan dari 100 ke 17 – yang katanya sama dengan jumlah diplomat Venezuela di Amerika.

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan Selasa (3/3) mereka akan menanggapi melalui saluran diplomatik tuntutan Venezuela agar Amerika mengurangi jumlah staf di kedutaan Amerika di Karakas.

Sementara hubungan antara Amerika dan Venezuela memburuk, juru bicara Departemen Luar negeri Amerika Marie Harf menyebut tuduhan Karakas bahwa Amerika berusaha merongrong pemerintah Venezuela tidak berdasar.

Venezuela telah memberi Washington waktu dua minggu untuk mengurangi staf kedutaan dari 100 ke 17 – yang katanya sama dengan jumlah diplomat Venezuela di Amerika.

Tetapi, di samping kedutaannya di Washington, ada delapan konsulat Venezuela di Amerika, yang berarti jumlah sesungguhnya staf diplomatik Venezuela mungkin lebih dari 17.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro juga mengumumkan pekan lalu bahwa wisatawan Amerika sekarang memerlukan visa untuk datang ke Venezuela, dan mengatakan seorang pilot Amerika sedang ditahan atas tuduhan melakukan kegiatan mata-mata.

Empat misionaris Amerika yang juga ditanyai mengenai kegiatan mata-mata pekan lalu telah meninggalkan negara itu.

Maduro telah menuduh Amerika berencana menggulingkan pemerintahan Sosialist-nya – tuduhan yang sama yang sering dilontarkan mendiang pendahulunya, Hugo Chavez.

Kedua pemimpin tidak pernah memberi bukti apapun untuk mendukung tuduhan mereka, yang oleh Amerika telah dibantah sebagai keterlaluan.

XS
SM
MD
LG