Tautan-tautan Akses

AS Tak Punya Bukti Keterlibatan Rusia dalam Penembakan Pesawat Malaysia


Peti-peti berisi jenazah para korban penembakan jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina yang akan diterbangkan ke Belanda dari bandara Kharkiv (22/7).

Peti-peti berisi jenazah para korban penembakan jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina yang akan diterbangkan ke Belanda dari bandara Kharkiv (22/7).

Para pejabat AS mengatakan mereka tidak mengetahui apakah ada orang Rusia hadir ketika rudal itu diluncurkan.

Para pejabat intelijen Amerika Serikat mengatakan mereka tidak mempunyai bukti keterlibatan langsung Rusia dalam penembakan pesawat penumpang Malaysia sampai jatuh di Ukraina timur pekan lalu.

Mereka mengatakan pemberontak pro-Rusia yang tidak terlatih dengan baik sehingga kemungkinan secara keliru menembak jatuh pesawat penumpang itu.

Para pejabat memberi keterangan kepada wartawan mengenai musibah 17 Juli itu Selasa (22/7) di Washington, dan meminta agar nama mereka jangan digunakan sehubungan dengan temuan sementara itu.

Mereka mengatakan pesawat penumpang itu dengan 298 orang di dalamnya kemungkinan ditembak jatuh oleh separatis dengan rudal darat-ke-udara SA-11 Rusia. Tidak ada yang selamat.

Para pejabat juga mengatakan mereka tidak mengetahui apakah ada orang Rusia hadir ketika rudal itu diluncurkan. Tetapi, mereka mengatakan Moskow menciptakan keadaan yang menimbulkan penembak-jatuhan itu.

Dalam lima hari ini, Amerika Serikat, Ukraina dan beberapa negara Eropa telah menuduh Moskow memberi persenjataan rudal yang menjatuhkan pesawat tersebut.

XS
SM
MD
LG