Tautan-tautan Akses

Hadapi Ancaman Nuklir Korut, AS Siap Gunakan Apapun


Duta Besar Amerika untuk PBB Samantha Power mengunjungi Zona Demiliterisasi di Panmunjom, di sisi Korea Selatan hari Minggu (9/10).

Duta Besar Amerika untuk PBB Samantha Power mengunjungi Zona Demiliterisasi di Panmunjom, di sisi Korea Selatan hari Minggu (9/10).

Dubes AS untuk PBB Samantha Power berada di Korea Selatan di tengah meningkatnya kekhawatiran akan program nuklir Korea Utara dan semakin canggihnya rudal negara itu.

Duta Besar Amerika untuk PBB Samantha Power mengunjungi Zona Demiliterisasi sisi Korea Selatan hari Minggu (9/10) dan melihat langsung garis yang memisahkan kedua Korea. Kunjungannya dilakukan sementara hasil analisis gambar-gambar satelit menunjukkan Korea Utara dalam waktu dekat mungkin akan menguji rudal balistik antar-benua.

Dalam jumpa pers di Seoul, Power mengatakan, Amerika akan menggunakan segala cara untuk mengisolasi rezim Korea Utara.

"Kami bertekad menggunakan alat apa saja yang kami miliki untuk menghadapi ancaman serius ini, termasuk tekanan diplomatik yang kami mobilisasi dari seluruh dunia guna meyakinkan negara-negara lain supaya mengisolasi rezim itu," ujar Samantha.

Samantha Power bertemu Perdana Menteri Korea Selatan Hwang Kyo-ahn untuk membahas program nuklir Korea Utara. Ia menekankan hubungan dekat antara Amerika dan sekutunya di semenanjung Korea.

"Dibandingkan kalian, secara geografis Amerika mungkin lebih jauh dari Korea Utara, tetapi kami menganggap ancaman negara itu sama serius dengan Anda. Kami memahami bahwa ini bukan hanya ancaman bagi Amerika dan Republik Korea, tetapi juga bagi tatanan internasional kita," tambahnya.

Amerika dan Korea Selatan mendesak pemerintah di seluruh dunia agar bertindak melawan Korea Utara. Laporan-laporan menyebutkan mereka memberlakukan tekanan agar Korea Utara menghentikan pengiriman pekerja tamu ke luar negeri untuk menggalang uang bagi rezim tersebut.

Juga ada seruan agar Dewan Keamanan PBB menerapkan sanksi yang lebih keras setelah Korea Utara bulan lalu melanggar sanksi PBB dengan menguji-coba nuklir ke lima. [ka/ii]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG