Tautan-tautan Akses

AS

AS Setujui Sebagian Besar Permohonan Pidato Bill Clinton dalam Beberapa Hari


Mantan Presiden Bill Clinton di Nairobi, Kenya, 1 Mei 2015 (Foto: dok).

Mantan Presiden Bill Clinton di Nairobi, Kenya, 1 Mei 2015 (Foto: dok).

Mantan Presiden Bill Clinton menghasilkan nafkah bagi keluarganya sebanyak hampir $50 juta dari lebih 220 acara yang dibayar selama masa istrinya menjabat sebagai menteri luar negeri.

Ketika Hillary Rodham Clinton menjabat sebagai menteri luar negeri AS, suaminya dengan cepat memperoleh persetujuan dari departemennya untuk menyampaikan serangkaian pidato komersial yang menguntungkan, kepada berbagai perusahaan, organisasi dan pemerintahan di seluruh dunia.

Sebuah pemeriksaan yang dilakukan kantor berita The Associated Press, menunjukkan bahwa mantan Presiden Bill Clinton menghasilkan nafkah bagi keluarganya sebanyak hampir $50 juta dari lebih 220 acara yang dibayar selama masa istrinya menjabat sebagai menteri luar negeri.

Menurut peninjauan tadi, Departemen Luar Negeri mempercepat rangkaian permohonan Bill Clinton untuk menghadiri berbagai acara, sementara jarang sekali mempertanyakan tentang potensi konflik kepentingan.

Misalnya, para petugas dengan cepat menyetujui rencana Bill Clinton berkomunikasi dengan para klien Barclays Bank yang berbasis di London, meskipun saat itu, bank tersebut sedang diselidiki karena melanggar sanksi internasional. Penemuan-penemuan tadi dapat menimbulkan komplikasi etika dalam upaya Hillary Clinton mencalonkan diri sebagai presiden.

XS
SM
MD
LG