Tautan-tautan Akses

AS Sesalkan Rusia Larang LSM Barat


Situs dari LSM "U.S.-Russia Foundation and Rule of Law" atau USRF (foto: dok). Jaksa Rusia menyatakan LSM USRF adalah sebuah organisasi yang "tidak diinginkan".

Situs dari LSM "U.S.-Russia Foundation and Rule of Law" atau USRF (foto: dok). Jaksa Rusia menyatakan LSM USRF adalah sebuah organisasi yang "tidak diinginkan".

Larangan itu merupakan larangan kedua yang dikeluarkan oleh Rusia dalam seminggu terakhir terhadap sebuah LSM Amerika.

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan menyesalkan keputusan Rusia untuk melarang sebuah LSM pembangunan ekonomi yang sebelumnya didukung oleh Presiden Vladimir Putin dan mantan Presiden Amerika George W. Bush.

Sebuah pernyataan Amerika dikeluarkan Jumat sore setelah beberapa jam sebelumnya jaksa Rusia menyatakan LSM "US-Russia Foundation and Rule of Law (USRF)" adalah sebuah organisasi yang "tidak diinginkan" dan melarang warga Rusia dan perusahaan-perusahaan untuk bekerja sama dengan organisasi tersebut.

Para pejabat Amerika menggambarkan LSM itu merupakan upaya kemitraan dengan lembaga-lembaga pemerintah dan institusi-institusi penting Rusia untuk mendorong pembangunan ekonomi jangka panjang dan aturan-aturan hukum.

Media Rusia menggambarkan misi LSM itu untuk memperkuat hubungan bilateral dengan mendukung ekonomi pasar - tujuan yang sangat didukung oleh Putin dan Bush dalam KTT G8 pada tahun 2006.

Tapi hari Jumat (4/12), juru bicara Jaksa Agung Rusia mengatakan larangan itu dikeluarkan setelah mempelajari kegiatan LSM itu di wilayah Rusia. Ia juga mengatakan presiden LSM tersebut, warga negara Amerika Mark Pomar, dilarang masuk ke Rusia hingga tahun 2025 "karena telah melakukan kegiatan yang bertujuan merugikan kepentingan Rusia."

Larangan itu merupakan larangan kedua yang dikeluarkan oleh Rusia dalam seminggu terakhir terhadap sebuah LSM Amerika, sementara hubungan diplomatik Amerika- Rusia makin meruncing akibat perseteruan militer dan isu diplomatik. [zb]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG