Tautan-tautan Akses

AS Serukan Penyidikan Konfrontasi di Xinjiang, China


Jurubicara Deplu AS, Patrick Ventrell mengatakan bahwa pemerintah AS sangat prihatin atas kekerasan di Xinjiang, China.

Jurubicara Deplu AS, Patrick Ventrell mengatakan bahwa pemerintah AS sangat prihatin atas kekerasan di Xinjiang, China.

Amerika Serikat menyerukan penyidikan yang seksama dan transparan atas konfrontasi di provinsi Xinjiang, China, yang menewaskan 21 orang.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Patrick Ventrell mengatakan, Amerika sangat prihatin atas kekerasan hari Selasa itu, yang oleh Beijing disebut ‘serangan teroris.’

Bentrokan terjadi ketika para pekerja sosial memergoki orang-orang mencurigakan bersenjata pisau di sebuah rumah di Kashgar.

15 orang polisi dan petugas tewas dalam kekerasan yang terjadi, sementara enam anggota geng ditembak tewas. Delapan orang ditahan. Seorang pejabat provinsi memberitahu VOA bahwa insiden itu adalah merupakan aksi teror yang telah direncanakan sebelumnya.

Seorang pejabat lain dikutip harian partai Global Times hari Kamis (25/4) mengatakan kelompok itu berencana melancarkan serangan dan terlibat dalam kegiatan ekstrem keagamaan, tuduhan yang biasanya dilontarkan terhadap warga mayoritas Muslim Uighur di Xinjiang.
XS
SM
MD
LG