Tautan-tautan Akses

AS Kembali Serang Militan ISIS di Irak dan Suriah


Asap mengepul akibat serangan udara AS terhadap posisi ISIS di Kobani, Suriah (22/10).

Asap mengepul akibat serangan udara AS terhadap posisi ISIS di Kobani, Suriah (22/10).

Amerika lanjutkan serangan udara terhadap Negara Islam di Irak dan Suriah, dengan meluncurkan 15 serangan baru.

Komando Pusat AS hari Kamis mengatakan, pihaknya melakukan sembilan serangan di Irak kemarin, empat di antaranya menghancurkan operasi pemberontak di dekat bendungan Mosul dan tiga serangan lainnya menyerang posisi militan di Fallujah selatan.

Sementara itu, militer Amerika mengatakan serangan udaranya menghantam enam sasaran di Suriah, empat di antaranya di dekat kota Kobani yang bergolak, di mana Negara Islam dan pejuang Kurdi berperang selama berminggu-minggu untuk menguasai wilayah tersebut, tepat di sebelah selatan perbatasan Turki.

Gumpalan besar asap hitam akibat ledakan di Kobani bisa terlihat dari seberang perbatasan di Turki.

Serangan baru Amerika terjadi selagi para aktivis Suriah mengatakan sebulan serangan udara pimpinan Amerika di Suriah telah menewaskan 553 orang, sebagian besar militan Negara Islam dan Front Nusra yang terkait al-Qaida.

Organisasi Syrian Obsevatory for Human Rights yang berkantor di Inggris mengatakan korban tewas termasuk 464 pejuang Negara Islam dan 32 warga sipil.

Kelompok, yang memiliki sumber luas di dalam wilayah Suriah, mengatakan yakin sebenarnya lebih banyak militan Negara Islam yang tewas tetapi jumlahnya tidak dilaporkan karena kesulitan memasuki beberapa daerah sasaran serangan udara.

Jet-jet tempur AS, bersama mitra negara-negara Arab, melakukan lebih dari 200 serangan udara di Suriah sejak tanggal 22 September, sebagai bagian dari perluasan upaya menghentikan kelompok Negara Islam.

XS
SM
MD
LG