Tautan-tautan Akses

AS

AS Pertimbangkan Tanggapan atas Suriah

  • Steve Herman

Menhan AS Chuck Hagel menjawab pertanyaan wartawan saat kunjungannya di Istana Malacanang, Filipina (30/8). Hagel mengatakan AS sedang berkonsultasi mengenai respon terhadap serangan senjata kimia Suriah.

Menhan AS Chuck Hagel menjawab pertanyaan wartawan saat kunjungannya di Istana Malacanang, Filipina (30/8). Hagel mengatakan AS sedang berkonsultasi mengenai respon terhadap serangan senjata kimia Suriah.

Menteri Pertahanan AS yang sedang melawat di Asia mengatakan pemerintahan Obama sedang mempertimbangkan tanggapan atas serangan senjata kimia minggu lalu yang diduga dilakukan pasukan Suriah.

Menteri Pertahanan Amerika Chuck Hagel yang berbicara kepada wartawan di Manila mengatakan penolakan parlemen Inggris untuk bergabung dalam serangan militer terhadap Suriah tidak akan mengecilkan upaya internasional untuk menghukum Damaskus. Hagel merujuk kecaman keras terbuka pemerintah Inggris terhadap dugaan serangan gas terhadap warga sipil di Suriah.

“Adalah tujuan Presiden Obama dan pemerintahan Amerika bahwa apapun keputusan yang diambil, serangan itu akan menjadi kerjasama dan upaya internasional. Saya tidak tahu berapa banyak pemerintah di seluruh dunia, kalaupun ada yang tidak menentang keras penggunaan senjata kimia terhadap warga tak bersalah,” kata Hagel.

Ditanya apa yang bisa dilakukan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk menghindari sebuah serangan militer, Menteri Pertahanan Amerika itu menanggapi ia “belum mendapat informasi mengenai perubahan apapun dalam sikap rejim Assad pada setiap isu”.

Hagel termasuk diantara sekelompok pejabat senior pemerintahan dan anggota legislatif yang Kamis malam mengadakan percakapan telepon konferensi selama 90 menit untuk membahas Suriah. Para pejabat menjelaskan mengapa mereka yakin pemerintah Assad bersalah dalam dugaan serangan kimia itu. Anggota DPR Amerika dari partai Republik dan Demokrat telah meminta alasan dan tujuan sah Gedung Putih melancarkan serangan terhadap Suriah.

Di Tokyo, Ketua Kabinet Yoshihide Suga ditanya apakah keputusan parlemen Inggris menentang serangan itu mempengaruhi sikap Jepang.

Suga mengatakan keputusan itu tidak berdampak pada pemerintah Jepang. Ia mengatakan anggota kabinet Jepang sepakat bahwa penggunaan senjata kimia tidak bisa ditoleransi dalam situasi apapun, dan tanggung jawab penggunaannya ada pada pemerintah Assad.

Jepang, sekutu dekat Amerika berdasarkan konstitusinya tidak diijinkan bergabung dengan tindakan militer apapun. Tapi Suga mengatakan Jepang akan menyediakan bantuan kemanusiaan, khususnya bagi pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat pertempuran di Suriah.

China bergabung dengan Rusia mengeluarkan peringatan menentang serangan terhadap Suriah. Kementrian luar negeri di Beijing mengatakan sebuah penyelesaian politik “adalah satu-satunya jalan keluar” bagi isu Suriah.

Harian China, Guangming yang dikelola oleh komite pusat Partai Komunis, hari Jumat memuat artikel yang mengatakan intervensi Amerika di Suriah akan menjadi upaya gagal lainnya untuk mengekspor demokrasi ke kawasan Islam guna menyingkirkan rejim lama.

China dan Russia menghalangi upaya-upaya sebelumnya di PBB untuk memberlakukan sanksi atau melakukan aksi lainnya terhadap pemerintah Presiden Assad.
XS
SM
MD
LG