Tautan-tautan Akses

AS, Rusia Bahas Gencatan Senjata di Suriah


Para pengungsi Suriah menerima bantuan pangan dari Program Bantuan Pangan PBB di pinggiran Damaskus (foto: dok).

Para pengungsi Suriah menerima bantuan pangan dari Program Bantuan Pangan PBB di pinggiran Damaskus (foto: dok).

Pejabat Amerika dan Rusia telah mulai pembicaraan di Jenewa, Swiss hari Jumat (19/2) untuk menengahi sebuah gencatan senjata di Suriah.

Amerika dan Rusia telah mulai pembicaraan untuk menengahi sebuah gencatan senjata di Suriah, tetapi tampaknya tidak mungkin perunding akan memenuhi tenggat waktu minggu depan untuk menghentikan pertempuran.

Pejabat kedua negara berunding di Jenewa Jumat (19/2) sore, dan berusaha mencari jalan bagi pengakhiran permusuhan yang akan membantu upaya pemberian bantuan kemanusiaan untuk daerah yang terkepung.

Kelompok Pendukung Suriah beranggotakan 17 negara setuju membentuk gugus tugas gencatan senjata Suriah, di bawah payung PBB, selama berlangsung pertemuan di Muenchen Jumat lalu.

Kelompok itu sepakat bahwa Rusia dan Amerika akan jadi pemimpin bersama gugus tugas itu.

Berdasarkan rencana kelompok itu, sebuah penghentian permusuhan awal akan dimulai dalam satu minggu, sementara gugus tugas memperinci mekanisme untuk rencana genjatan senjata yang lebih luas. Tetapi, akibat pertempuran yang meluas pada Jumat, tampaknya kelompok ini tidak akan bisa memenuhi tenggat waktu itu.

Sementara itu, pihak oposisi Suriah mengatakan, pihaknya ingin gencatan senjata diberlakukan dan bantuan kemanusiaan diperluas ke daerah terkepung sebelum bersedia melanjutkan perundingan dengan pemerintah Suriah, yang difasilitasi oleh PBB itu.

Pembicaraan ini yang sedianya dilanjutkan pada 25 Februari mendatang, kini tertunda. [jm]

XS
SM
MD
LG