Tautan-tautan Akses

AS

AS Resah dengan Uji Coba Rudal Balistik Iran


Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby.

Juru bicara Deplu AS menandaskan Amerika mengutuk semua ancaman terhadap Israel dan siap membantu Israel membela diri dari semua bentuk ancaman.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat resah mendengar keterangan Iran bahwa negara itu hari Rabu (9/3) melakukan dua uji coba rudal balistik.

Juru bicara Deplu John Kirby mengatakan Amerika akan mendalami keterangan tersebut dan memberi tanggapan yang perlu dan tepat apakah lewat PBB atau secara sepihak. Ia menambahkan, Menteri Luar Negeri John Kerry Rabu petang sudah mengangkat isu itu dengan menteri luar negeri Iran Javad Zarif.

Iran mengatakan kedua rudal itu dibubuhi pesan tulisan dalam bahasa Ibrani yang berarti ‘Israel harus dihapus dari lembaran sejarah’.

Kantor berita setengah resmi Iran FARS memperlihatkan gambar yang dikatakan adalah misil QADR H sedang ditembakkan dari kawasan pegunungan Alborz di Iran bagian timur dan meluncur sejauh 1.400 kilometer ke lepas pantai Iran di Laut Oman.

Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh dari Korp Pengawal Revolusi Iran menjelaskan, negaranya merancang rudal dengan jarak tempuh 2.000 kilometer supaya dapat menghantam musuh Iran rezim Zionis dari jarak yang aman. Ia menekankan Iran tidak akan memulai perang dengan Israel. Uji coba itu hanya untuk menunjukkan kekuatan tangkal Iran.

Juru bicara Deplu John Kirby menandaskan Amerika mengutuk semua ancaman terhadap Israel dan siap membantu Israel membela diri dari semua bentuk ancaman. [al]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG