Tautan-tautan Akses

AS: Relokasi Anjungan Minyak China Dekat Vietnam 'Provokatif'


Jen Psaki, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di Washington DC (Foto: dok).

Jen Psaki, juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di Washington DC (Foto: dok).

Keputusan China merelokasi anjungan minyak dekat Vietnam, menggarisbawahi meningkatnya keberanian China dalam memperkokoh klaim atas wilayah-wilayah yang disengketakan di Laut Cina Selatan.

Amerika Serikat mengatakan tindakan China memindahkan alat-alat pengebor minyak ke area di Laut Cina Selatan yang juga diklaim oleh Vietnam merupakan tindakan "provokatif".

Keputusan China untuk merelokasi anjungan minyak tersebut menggarisbawahi meningkatnya keberanian China dalam memperkokoh klaim atas wilayah-wilayah yang disengketakan di Laut Cina Selatan.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Jen Psaki mengatakan pada briefing hari Selasa (6/5) bahwa langkah tersebut "tidak membantu" dan akan lebih meningkatkan ketegangan regional.

Anjungan minyak di laut itu hanya 220 kilometer dari pantai Vietnam, dalam wilayah yang diklaim Hanoi sebagai zona ekonomi eksklusifnya.

Kementerian Luar Negeri Vietnam mengatakan pihaknya dengan "tegas menentang" pengeboran itu. Kementerian itu telah menuntut agar anjungan itu, yang dikelilingi oleh kapal-kapal militer, agar dipindahkan.

China, sementara itu, mengatakan anjungan pengeboran itu berada di daerah di bawah kedaulatan China dan mengatakan keberadaannya tidak boleh "diganggu" oleh otoritas Vietnam.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG