Tautan-tautan Akses

AS Prihatin dengan Hukuman bagi Tokoh Oposisi Bahrain


Shaikh Ali Salman (kanan), Sekjen kelompok politik Al Wifaq, dalam sebuah konferensi pers di Bahrain (foto: dok).

Shaikh Ali Salman (kanan), Sekjen kelompok politik Al Wifaq, dalam sebuah konferensi pers di Bahrain (foto: dok).

Deplu AS menyatakan prihatin dengan hukuman pengadilan Bahrain terhadap Shaikh Ali Salman, Sekjen kelompok oposisi Al Wifaq.

Amerika sangat prihatin dengan hukuman pengadilan Bahrain tanggal 16 Juni lalu terhadap Shaikh Ali Salman, Sekjen kelompok politik Al Wifaq yang beroposisi. Ia dinyatakan bersalah atas tuduhan memicu kebencian, mendukung pembangkangan dan “menghina” lembaga-lembaga pemerintah. Sheikh Ali juga adalah seorang ulama Muslim Shiah.

Sheikh Ali dipenjarakan bulan Desember setelah ia menyampaikan serangkaian pidato yang menyerukan reformasi politik dan pertanggung jawaban setelah ia terpilih kembali sebagai ketua partai. Penahanannya memicu protes di seluruh Bahrain.

Dalam pergolakan Arab tahun 2011 puluhan orang tewas ketika pemerintah Bahrain menumpas demonstran yang menuntut hak-hak lebih besar dan diakhirinya diskriminasi terhadap masyarakat Shiah yang mayoritas oleh keluarga kerajaan yang beraliran Sunni. Bahrain sejak itu menghadapi pemberontakan sporadis.

Amerika selalu mengatakan partai-partai oposisi yang menyampaikan kritik secara damai kepada pemerintah berperan penting dalam masyarakat yang inklusif dan pluralistik. Menciptakan suasana dimana segala macam pernyataan politik bisa disampaikan secara damai penting di Bahrain, di seluruh Timur Tengah dan di seluruh dunia. Selain itu tindakan pengadilan Bahrain ini berpotensi memicu ketegangan lebih jauh.

Amnesty International mengatakan vonis terhadap Shaikh Ali adalah “contoh nyata lainnya bagaimana Bahrain secara terang-terangan tidak menghormati kewajiban internasional” dan menghimbau pembebasan segera Shaikh Ali.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG