Tautan-tautan Akses

AS Prihatin HAM di China setelah Penahanan Pengacara 


Pemerintah China menahan seorang pengacara HAM terkemuka, Wang Yu (foto: dok).

Pemerintah China menahan seorang pengacara HAM terkemuka, Wang Yu (foto: dok).

Pemerintah AS Rabu (13/1) menyatakan keprihatinan tentang tindakan keras yang sedang dilakukan terhadap para pembela hak asasi manusia di China.

Amerika Serikat menyatakan keprihatinan tentang tindakan keras yang sedang dilakukan terhadap para pembela hak asasi manusia China, menyusul laporan hari Rabu (13/1) bahwa beberapa pengacara HAM terkemuka ditahan atas tuduhan subversi. Beberapa dari mereka didakwa setelah ditahan selama enam bulan.

"Amerika mendesak China untuk mencabut dakwaan ini dan segera membebaskan pengacara-pengacara ini dan lain-lainnya seperti mereka yang ditahan karena berusaha melindungi hak-hak warga negara China," kata Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Mark Toner.

Para pengacara itu termasuk di antara lebih dari 130 pengacara yang ditahan Juli lalu setelah dituduh mengadakan protes di luar ruang pengadilan dalam upaya menekan para penguasa setempat.

Media pemerintah menyebut para pengacara itu sebagai "geng penjahat" yang menimbulkan kekacauan dalam masyarakat.

Li Yuhan, pengacara untuk Wang Yu yang ditahan, mengatakan, ibu Wang Yu menerima pemberitahuan resmi mengenai penahanan itu pekan ini, atas dakwaan "menghasut untuk menjatuhkan kekuasaan negara", dakwaan yang disertai ancaman hukuman seumur hidup.

Li mengatakan suami Wang, Bao Longjun, juga dikenai dakwaan yang sama. [sp/ds]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG