Tautan-tautan Akses

AS Prihatin atas Vonis Bersalah terhadap Pembangkang Vietnam


Polisi Vietnam mengawal Cu Huy Ha Vu keluar dari ruang persidangan di pengadilan Hanoi, Senin (4/4).

Polisi Vietnam mengawal Cu Huy Ha Vu keluar dari ruang persidangan di pengadilan Hanoi, Senin (4/4).

Deplu AS mengatakan vonis bersalah terhadap Cu Huy Ha Vu menimbulkan keraguan akan janji Vietnam menegakkan kekuasaan hukum dan reformasi.

Amerika Serikat menyatakan keprihatinannya atas vonis bersalah terhadap seorang pengacara Vietnam yang terkenal kritis terhadap pemerintah Vietnam. Pengacara tersebut didapati bersalah menyebarkan propaganda menentang negara.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Senin malam, Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan vonis bersalah terhada Cu Huy Ha Vu menimbulkan keraguan akan janji Vietnam untuk menegakkan kekuasaan hukum dan reformasi, dan mendesak pemerintah Vietnam agar segera membebaskan Cu Huy.

Setelah proses peradilan yang memakan waktu setahun, pengadilan Vietnam menjatuhi Cu Huy Ha Vu hukuman tujuh tahun penjara atas tindakan Cu Huy menyerukan diakhirinya pengakhiran sistem partai tunggal di negara tersebut. Segera setelah vonis turun, istri Cu Huy bersikeras menyatakan suaminya tidak bersalah dan mengatakan kepada VOA, pihaknya akan mengajukan banding terhadap vonis dan hukuman yang dijatuhkan.

Sidang tersebut dijaga dengan ketat dan penonton tidak diperbolehkan berkumpul di luar gedung peradilan di Hanoi. Kasus ini telah menarik simpati luas bagi Cu Huy, terutama di antara pengguna internet dan umat Katolik.

Cu Huy Ha Vu adalah seorang pakar hukum berpendidikan Perancis, yang telah sering membela berbagai pembangkang termasuk para pemeluk agama Katolik di Vietnam. Sebelum kasus ini, ia dianggap aman dari tuntutan kejaksaan karena hubungan dekatnya dengan para pejabat partai yang berkuasa. Ayahnya, Co Huy Can, adalah seorang penyair yang dikagumi luas dan menjadi anggota kabinet sementara yang pertama yang dibentuk oleh pemimpin kemerdekaan Ho Chi Minh pada tahun 1946.

Namun, Cu Huy menimbulkan kemarahan para tokoh partai dengan mengajukan gugatan hukum pada tahun 2009 dan 2010 terhadap Perdana Menteri Nguyen Tan Dung, dengan menuduh kebijakannya melanggar undang-undang lingkungan dan undang-undang dasar. Pengadilan menolak kasus tersebut dan Cu Huy ditangkap tahun lalu dalam penindakan terhadap pembangkang menjelang Kongres partai yang berkuasa pada bulan Januari 2010.

XS
SM
MD
LG