Tautan-tautan Akses

AS: Pemberontak Irak Ancaman di Timur Tengah


Keluarga Irak meninggalkan kota Mosul setelah kota ini jatuh ke tangan pemberontak Irak (10/6).

Keluarga Irak meninggalkan kota Mosul setelah kota ini jatuh ke tangan pemberontak Irak (10/6).

Komentar Deplu AS itu dikeluarkan Selasa (10/6), setelah jatuhnya kota Mosul ke tangan kelompok militan Islamis Irak.

Amerika mengatakan “sangat gusar” dengan jatuhnya kota Mosul pada militan Islamis dan mengatakan pemberontak itu mengancam bukan saja stabilitas Irak namun seluruh Timur Tengah.

Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan pejabat Amerika di Washington dan Bagdad secara seksama mengikuti kemenangan pecahan kelompok al-Qaida yang dikenal sebagai Negara Islamis Irak dan Levant. Amerika menjanjikan “segala bantuan semestinya” bagi pemerintah Irak berdasarkan perjanjian keamanan antara kedua negara.

Amerika mempertahankan kehadiran diplomatik yang besar di Irak tapi menarik pasukan tempur terakhirnya akhir tahun 2011.

Penarikan itu mengakhiri perang Amerika selama hampir satu dekade yang menggulingkan pemimpin Irak Saddam Hussien yang akhirnya dieksekusi. Setelah itu Amerika masih memasok Bagdad dengan persenjataan untuk memerangi pemberontak.

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyampaikan “keprihatinan mendalam” mengenai kejatuhan Mosul. Sekjen PBB menghimbau semua pemimpin politik Irak untuk menunjukkan persatuan melawan militan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG