Tautan-tautan Akses

AS: Peluncuran Roket Korea Utara Langgar Resolusi PBB


Roket Korea Utara Unha-3 disiagakan di tempat peluncuran di Tongchang-ri, Korut (10/4).

Roket Korea Utara Unha-3 disiagakan di tempat peluncuran di Tongchang-ri, Korut (10/4).

Amerika mengatakan rencana peluncuran roket Korea Utara merupakan “pelanggaran terang-terangan dan serius” akan kewajiban negara itu berdasarkan resolusi DK PBB.

Juru bicara Gedung Putih Jay Carney hari Selasa mengatakan jika misil Korea Utara itu jadi diluncurkan, maka akan menimbulkan ketidak pastian atas bantuan pangan Amerika ke negara miskin itu.

Jay Carney mengatakan Amerika akan bekerja sama dengan sekutunya mengenai langkah-langkah berikutnya jika Korea Utara meneruskan peluncuran roket itu.

Sebelumnya, pejabat Antariksa Korea Utara mengatakan roket itu siap diluncurkan sedini Kamis.

Wakil Direktur program antariksa Korea Utara Ryu Gum Chol menolak tuduhan-tuduhan peluncuran satelitnya adalah uji coba terselubung atas kemampuan misil balistiknya. Ia juga mengatakan tidak ada kemungkinan puing-puingnya jatuh di kawasan tidak berpenduduk.

Komunitas internasional mengecam rencana peluncuran itu. Hari Selasa Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda dan Perdana Menteri Inggris yang kini berkunjung ke Jepang menyatakan “keprihatinan mendalam”. Mereka mendesak Korea Utara untuk membatalkan semua program nuklir dan misil balistiknya. Rusia dan Tiongkok juga menyampaikan keprihatinan.

Juga hari Selasa Amerika dan Korea Selatan menegaskan kembali kemitraan mereka untuk membela Korea Selatan dalam menghadapi peluncuran yang direncanakan itu.
XS
SM
MD
LG